
Jubir KPK Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa mantan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, pada Rabu (20/5). Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami sejumlah pertemuan yang melibatkan Menteri Agama era Yaqut Qoumas dan beberapa pejabat lain terkait pengurusan tambahan kuota haji.
“Dikonfirmasi soal pertemuan-pertemuan dengan Menteri dan pejabat lainnya terkait kuota haji tambahan,” ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Kamis (21/3).
Selain membahas pertemuan tersebut, penyidik juga menelusuri dugaan adanya upaya dari asosiasi maupun Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dalam pengelolaan tambahan kuota haji.
Baca Juga:Derajat Makin Tinggi! 3 Weton ini Rezeki dan Kehormatannya Meningkat Bertahap Sepanjang Tahun 2026
“Didalami terkait upaya asosiasi ataupun PIHK untuk mengelola kuota haji tambahan,” ucap Budi.
Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu malam, Hilman menegaskan tidak ada pembahasan mengenai dugaan penerimaan uang dalam pengurusan kuota haji periode 2023–2024.
“Enggak ada pembahasan itu,” ujar Hilman.
Ia menjelaskan, dirinya hanya memberikan keterangan kepada penyidik mengenai mekanisme pembagian kuota haji reguler dan khusus yang disebut masing-masing memperoleh porsi 50 persen.
Sebab, KPK menilai skema pembagian tersebut tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Dalam aturan itu, kuota haji khusus ditetapkan sebesar 8 persen dari total kuota haji Indonesia, sementara sebagian besar kuota dialokasikan untuk jemaah reguler.
“Tadi sudah disampaikan ke penyidik,” pungkasnya.
Dalam kasus dugaan korupsi kuota haji, saat ini KPK sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka terdiri dari dua penyelenggara negara, yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
