
Komisioner Kompolnas Choirul Anam. (Istimewa)
JawaPos.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong Polri untuk membongkar seluruh jejaring sindikat narkoba di Kalimantan Timur (Kaltim). Dorongan itu disampaikan setelah 2 orang kasatnarkoba di jajaran Polda Kaltim terjerat kasus narkotika.
Kedua kasatnarkoba itu adalah AKP Yohanes Bonar Adiguna dari Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dan AKP Deky Jonathan Sasiang dari Polres Kutai Barat (Kubar). Keduanya ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam peredaran gelap narkoba di Kukar dan Kubar.
”Kejahatan narkoba itu kejahatan berjejaring, harus dibongkar siapa pun jejaringnya, baik di internal kepolisian maupun di eksternal kepolisian,” ucap Komisioner Kompolnas Choirul Anam saat ditanyai pada Senin (18/5).
Menurut Anam, membongkar seluruh jejaring peredaran gelap narkoba itu sangat penting. Dengan cara tersebut kasusnya akan terungkap secara menyeluruh. Sehingga setiap orang yang terlibat dapat disanksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
”Biar tidak berulang lagi (kasus polisi terlibat narkoba,” tegas Anam.
Meski Bareskrim Polri sudah turun tangan melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba), Kompolnas tetap ambil bagian. Anam memastikan penanganan kasus tersebut turut menjadi atensi dan perhatian instansinya. Kompolnas bahkan akan menurunkan tim ke Kaltim.
”Dikawal oleh Kompolnas, Kompolnas akan turun ke Kaltim,” ujarnya.
Selain proses hukum, Kompolnas meminta agar dilakukan tindakan tegas di internal kepolisian. Hari ini, Polda Kaltim baru saja menggelar sidang etik untuk AKP Deky. Dia dinyatakan bersalah dan diberi sanksi berat. Termasuk diantaranya Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yuliyanto menyampaikan bahwa putusan sidang etik menjatuhkan beberapa sanksi kepada Deky. Diantaranya menyampaikan permintaan maaf secara langsung di hadapan sidang KKEP, sanksi administratif berupa penempatan khusus selama 26 hari, serta sanksi berat dalam bentuk PTDH.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
