Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Mei 2026 | 22.13 WIB

Hadapi Tuntutan Jaksa KPK, Noel Ebenezer Keluhkan Pipinya Memar Seperti Digebuk di Tahanan

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel Ebenezer menghadapi sidang tuntutan Jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (18/5). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com) - Image

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel Ebenezer menghadapi sidang tuntutan Jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (18/5). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel Ebenezer mengeluh kondisinya sedang tidak baik-baik saja saat hendak menjalani sidang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (18/5). Bahkan, ia mengaku pipinya sampai saat ini masih bengkak dan memar, seperti digebuk oleh para tahanan.

Noel sempat memperlihatkan kepada awak media terkait kondisi pipinya yang memar hingga berwarna biru.

"Gigi, gigi nih, bengkak nih muka saya nih. Kayak digebukin tahanan," kata Noel sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Noel mengaku telah mendapat perawatan medis dari penyakit yang dideritanya. Namun, ia menyampaikan saat ini kondisinya belum sepenuhnya pulih.

"Berapa hari menderita sekali nih, untung Karutan, penjaga tahanannya responsif sekali untuk menangani penyakit saya, langsung dibawa ke rumah sakit," bebernya.

Di sisi lain, Noel berharap kasus hukum yang menjerat dirinya, terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta penerimaan gratifikasi dapat segera mendapat keadilan.

"Saya juga berharap agar proses ini cepat selesailah. Jangan berlarut-larut, capek juga kita di dalam tahanan," tuturnya.

Lebih lanjut, Noel meminta dukungan moral atas kasus hukum yang melilitnya. Ia menegaskan, dirinya tidak akan berhenti berjuang meski telah diterpa kasus dugaan korupsi.

"Saya minta dukungan moral dari kawan-kawan semua media, semoga nanti selesai kasus ini, perjuangan saya tidak akan berhenti. Kita masih berjuang," imbuhnya.

Dalam kasusnya, Noel disebut melakukan pemerasan senilai total Rp 6.522.360.000 atau sekitar Rp 6,5 miliar terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Jaksa menyatakan tindakan tersebut dilakukan bersama 10 terdakwa lainnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore