
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel Ebenezer menghadapi sidang tuntutan Jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (18/5). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel Ebenezer mengeluh kondisinya sedang tidak baik-baik saja saat hendak menjalani sidang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (18/5). Bahkan, ia mengaku pipinya sampai saat ini masih bengkak dan memar, seperti digebuk oleh para tahanan.
Noel sempat memperlihatkan kepada awak media terkait kondisi pipinya yang memar hingga berwarna biru.
"Gigi, gigi nih, bengkak nih muka saya nih. Kayak digebukin tahanan," kata Noel sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Baca Juga:Empat Hari Setelah Menjamu Donald Trump, Xi Jinping Kini Bersiap Sambut Vladimir Putin di Beijing
Noel mengaku telah mendapat perawatan medis dari penyakit yang dideritanya. Namun, ia menyampaikan saat ini kondisinya belum sepenuhnya pulih.
"Berapa hari menderita sekali nih, untung Karutan, penjaga tahanannya responsif sekali untuk menangani penyakit saya, langsung dibawa ke rumah sakit," bebernya.
Di sisi lain, Noel berharap kasus hukum yang menjerat dirinya, terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta penerimaan gratifikasi dapat segera mendapat keadilan.
"Saya juga berharap agar proses ini cepat selesailah. Jangan berlarut-larut, capek juga kita di dalam tahanan," tuturnya.
Lebih lanjut, Noel meminta dukungan moral atas kasus hukum yang melilitnya. Ia menegaskan, dirinya tidak akan berhenti berjuang meski telah diterpa kasus dugaan korupsi.
"Saya minta dukungan moral dari kawan-kawan semua media, semoga nanti selesai kasus ini, perjuangan saya tidak akan berhenti. Kita masih berjuang," imbuhnya.
Dalam kasusnya, Noel disebut melakukan pemerasan senilai total Rp 6.522.360.000 atau sekitar Rp 6,5 miliar terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Jaksa menyatakan tindakan tersebut dilakukan bersama 10 terdakwa lainnya.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
