
Ilustrasi pelecehan seksual (JawaPos)
JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari lingkungan kampus Universitas Paramadina. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KHATULISTIWA, yang bergerak di bidang penjelajah alam dan pemerhati lingkungan, tengah menjadi sorotan terkait adanya dugaan kasus pelecehan seksual di internal mereka.
Dikutip melalui instagram resminya, UKM KHATULISTIWA menyatakan mengambil langkah tegas dengan mencabut status keanggotaan terduga pelaku. Organisasi ini menegaskan tidak ada ruang bagi kekerasan seksual dalam bentuk apa pun di lingkungan mereka.
Dalam keterangan resminya, Ketua Umum KHATULISTIWA periode 2026-2027 Zaidan Ammar menuturkan, pihaknya telah bergerak sejak kasus ini pertama kali teridentifikasi. Mereka berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas demi kenyamanan seluruh anggota.
"Sejak awal kasus ini teridentifikasi, KHATULISTIWA berkomitmen bersikap netral dan mengawal untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi. Kami telah mengambil langkah awal melalui investigasi internal serta pemberian advokasi guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pihak," ungkap Zaidan dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (5/5).
Sanksi Tegas dan Pencabutan Keanggotaan sebagai bentuk langkah preventif yang sesuai dengan AD/ART organisasi, KHATULISTIWA telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) resmi terkait status terduga pelaku. Terhitung sejak 12 Maret 2026, terduga pelaku dilarang mengikuti seluruh aktivitas organisasi.
"KHATULISTIWA telah mencabut status keanggotaan terduga pelaku dari seluruh aktivitas dan keanggotaan organisasi melalui SK 001/SK/Presidium/INT.UPM/2026 tertanggal 12 Maret 2026 hingga proses investigasi resmi selesai," ungkapnya.
Langkah ini diambil untuk menjaga integritas organisasi sembari menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari pihak yang berwenang.
Diserahkan ke Satgas PPKPT Universitas Paramadina
Untuk memastikan penanganan yang profesional, KHATULISTIWA tidak bekerja sendiri. Seluruh hasil investigasi awal telah diserahkan kepada Satuan Tugas Pencegahan Penanganan Kekerasan di lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Paramadina.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
