
Direktur sekaligus pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) Khalid Zeed Abdullah Basalamah atau Ustaz Khalid Basalama. (Istimewa)
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap pendakwah sekaligus pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah, pada Kamis (23/4). Ia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023–2024 oleh Kementerian Agama (Kemenag).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan agenda pemeriksaan tersebut. Ia menyebut, Khalid merupakan salah satu pihak dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang diperlukan keterangannya dalam proses penyidikan.
“Dalam lanjutan penyidikan kuota haji, benar hari ini penyidik menjadwalkan saudara KB, salah satu pihak PIHK,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Menurut Budi, pemanggilan ini merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan terhadap biro travel haji. Keterangan dari PIHK dibutuhkan untuk mendalami proses jual beli hingga mekanisme pengisian kuota haji khusus.
“Kami meyakini saksi akan kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan yang dibutuhkan,” ucapnya.
Sebelumnya, Khalid Basalamah juga pernah diperiksa KPK dalam perkara yang sama pada 9 September 2025. Saat itu, penyidik mendalami terkait perolehan kuota hingga pelaksanaan ibadah haji di lapangan.
Selain itu, Khalid diketahui telah mengembalikan uang terkait kuota haji khusus secara bertahap kepada KPK. Ia mengaku sempat mengalami pemerasan oleh oknum Kemenag agar calon jemaah bisa langsung berangkat melalui skema haji khusus meski baru mendaftar.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Pada klaster pertama, tersangka yang ditetapkan yakni, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan staf khususnya, Ishfah Abidal Azis (Gus Alex).
Dalam pengembangannya, KPK menetapkan dua tersangka lain, yakni Direktur Operasional Maktour Travel Ismail Adham, serta Komisaris PT Raudah Eksati Utama yang juga Ketua Umum Kesthuri, Asrul Azis Taba.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
