
Faizal Assegaf polisikan jubir KPK Budi Prasetya. (Istimewa)
JawaPos.com - Lewat laporan bernomor STTLP/B/2592/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya, Faizal Assegaf mengadukan Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Polda Metro Jaya pada Selasa (14/4). Kepada awak media, salah seorang aktivis 98 itu mengungkap alasan dirinya membuat laporan polisi.
Faizal merasa dirugikan oleh oleh pernyataan Budi. Dia menilai, pernyataan yang disampaikan oleh Budi tidak sesuai dengan fakta. Selasa pekan lalu (7/4), Faizal memang dipanggil dan diperiksa oleh penyidik KPK. Dia diperiksa sebagai Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri.
”Saya datang sebagai warga negara untuk memperjuangkan hak saya sebagai warga negara melawan juru bicara KPK, dimana pada tanggal 7 April 2026 saya dipanggil untuk diminta keterangan, klarifikasi, dan diajukan 5 pertanyaan,” kata dia.
Baca Juga:Toni Kroos Dikabarkan Kembali ke Real Madrid dengan Peran Baru dalam Struktur Klub Musim Depan
Menurut Faizal, semua pertanyaan terkait dengan kasus dugaan korupsi importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dari total 5 pertanyaan penyidik, 2 diantaranya menyangkut bantuan seorang pejabat Bea Cukai berinisial RZ. Persisnya bantuan beberapa peralatan elektronik.
”Substansi mempertanyakan tentang bantuan saudara RZ kepada kawan-kawan aktivis, bantuan berupa seperangkat alat elektronik,” terang dia.
Perangkat elektronik itu diantaranya terdiri atas komputer, Wi-Fi, dan mic. Menurut Faizal, bantuan tersebut diberikan atas hubungan pribadi dan tidak berkaitan dengan tindak pidana. Dia pun menegaskan bahwa proses klarifikasi berjalan singkat dan tidak menemukan adanya keterlibatan dirinya dalam perkara korupsi yang ditangani.
”Klir, tidak ada keterlibatan kawan-kawan yang menerima bantuan itu dalam kasus kejahatan Bea dan Cukai,” imbuhnya.
Namun demikian, Faizal menyatakan bahwa keadaan berubah setelah dia menyelesaikan pemeriksaan. Menurut dia, pernyataan yang disampaikan oleh jubir KPK telah menggiring opini hingga terbentuk persepsi seolah dirinya terlibat dalam kasus dugaan korupsi.
”Sangat disayangkan pada saat kami keluar dari proses klarifikasi, pemberian keterangan, juru bicara KPK memelintir pemberitaan yang seolah-olah saya, Faizal Assegaf, dan kawan-kawan ini terlibat dalam kejahatan korupsi,” terang dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022