
Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi SAR hari ketiga di lokasi terdampak longsor Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jabar. (Basarnas)
JawaPos.com - Untuk mencari 19 orang personel Korps Marinir di lokasi terdampak longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), TNI AL mengerahkan 200 prajurit. Sampai saat ini pencarian masih dilakukan bersama Tim SAR Gabungan.
Melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media pada Selasa (27/1), Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan bahwa secara keseluruhan jumlah personel Korps Marinir yang hilang tertimbun longsor sebanyak 23 orang.
Dari 23 orang tersebut, 4 diantaranya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Untuk menemukan 19 prajurit yang masih hilang, TNI AL mengerahkan ratusan personel. Mereka dilengkapi sejumlah alat dan unsur pendukung dalam operasi SAR.
”TNI Angkatan Laut bersama unsur-unsur terkait, hingga saat ini terus berupaya mengevakuasi korban dengan menerjunkan sebanyak 200 personel Marinir, dengan menggunakan teknologi drone, thermal dan anjing pelacak,” ujarnya.
Puluhan prajurit TNI AL yang menjadi korban bencana alam tersebut, kata Tunggul, adalah personel yang loyal, berdedikasi, dan telah mengabdikan diri untuk bangsa dan negara. Saat hilang tertimbun longsor, mereka tengah melaksanakan latihan pratugas.
”TNI Angkatan Laut telah kehilangan 23 Prajurit Jalasena TNI AL Korps Marinir terbaik yang tertimpa musibah tanah longsor saat melaksanakan Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-PNG di wilayah Cisarua, Bandung Barat pada Sabtu, 24 Januari 2026,” ungkap dia.
Atas musibah tersebut, Angkatan Laut sangat prihatin dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para prajurit yang ditinggalkan. Tunggul memastikan bahwa seluruh hak almarhum dan keluarga akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Santunan maupun pendampingan juga akan terus diberikan.
Lebih lanjut, Tunggul menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi yang menyebabkan terjadinya longsor di lokasi latihan. Selain puluhan prajurit Korps Marinir, longsor di Cisarua juga menyebabkan puluhan warga hilang. Belasan lain sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
