
Prajurit TNI AL memberikan pertolongan kepada korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep, Madura, Jatim. (TNI AL)
JawaPos.com - Sebanyak 2 KRI dikerahkan oleh TNI AL untuk membantu evakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), pada Minggu (2/8). Kedua KRI tersebut terdiri atas KRI Bung Hatta-370 dan KRI Nala-363.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan bahwa kedua KRI itu dikerahkan untuk mempercepat evakuasi korban dari lokasi kebakaran. Selain KRI, Angkatan Laut turut mengerahkan satu pesawat udara. Yakni Casa U-6206.
Sampai Senin pagi (3/8), proses evakuasi masih berlangsung. Sebanyak 234 korban sudah berhasil dievakuasi. Termasuk diantaranya 5 korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Para korban dievakuasi oleh sejumlah kapal yang melintas di lokasi.
”KRI Nala-363 melaksanakan evakuasi lanjutan terhadap korban dari KM Meratus Project 3, MV Icon Daniel, dan MT Trans Arafura. Total korban yang dievakuasi KRI Nala-363 berjumlah 32 orang,” terang Tunggul.
Para korban yang dievakuasi menggunakan KRI Nala-363 terdiri atas 30 korban selamat dan 2 korban meninggal dunia. Di antara puluhan korban selamat tersebut, sebanyak 18 orang dalam kondisi sehat. Sementara 12 orang lainnya mengalami keluhan medis.
Berdasar laporan, pada pukul 01.40 WIB, KRI Nala-363 bertolak dari lokasi kejadian menuju Koarmada II Surabaya dengan membawa seluruh korban untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di Posko Crisis Center. Sementara itu, KRI Bung Hatta-370 tetap berada di lokasi untuk melaksanakan pengamanan.
”Seluruh unsur TNI AL masih melaksanakan proses evakuasi dan pertolongan terhadap insiden kebakaran ini,” imbuhnya.
Tunggul menyebut, pengerahan unsur-unsur TNI AL merupakan wujud kesiapsiagaan dalam merespons kondisi darurat di laut serta memberikan bantuan kemanusiaan melalui operasi Search and Rescue (SAR) demi keselamatan para penumpang dan awak KM Mutiara Sentosa II.
”Dan menjadi bukti nyata implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diperintahkan Laksamana TNI Muhammad Ali,” imbuhnya.
Berdasar data dari Basarnas, Operasi SAR tersebut melibatkan Kantor SAR Kelas A Surabaya bersama Koarmada II, KSOP Utama Tanjung Perak, VTS Surabaya, SROP Surabaya, KSOP Kalianget, SROP Kalianget, Polda Jawa Timur, Polres Sumenep, Satpolairud Sumenep, Pelindo, BMKG, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sumenep, dan BPBD Kota Surabaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
