
Barang bukti pengungkapan kasus narkoba jenis etomidate oleh Polda MetroJaya. (Polda Metro Jaya)
JawaPos.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya membongkar aktivitas terlarang di salah satu apartemen wilayah Jakarta Utara (Jakut). Belakangan diketahui bahwa apartemen tersebut dijadikan sebagai laboratorium oleh produsen etomidate. Narkoba itu hendak diedarkan lewat 15 ribu vape.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa informasi awal pengungkapan kasus itu diperoleh dari Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Petugas bea cukai melaporkan temuan paket mencurigakan diduga berisi bahan baku narkoba yang ditujukan ke salah satu apartemen di wilayah Jakut.
Informasi itu diterima oleh jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Jumat pekan lalu (9/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya langsung melakukan control delivery terhadap paket tersebut. Hasilnya, petugas mengamankan seorang pria berinisial DJ di lobi apartemen. Penggeledahan pun langsung dilakukan.
”Polisi menemukan satu paket narkotika jenis etomidate seberat bruto 100 gram serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk kegiatan produksi narkotika,” kata Budi pada Kamis (15/1).
Barang bukti itu langsung diamankan oleh polisi. Termasuk barang bukti lain seperti tabung laboratorium, alat suntik, timbangan digital, alat aduk kaca, bahan kimia, dan perlengkapan pendukung lainnya. Tindak berhenti sampai di situ, Polda Metro Jaya melakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok berinisial HW.
Polisi mengamankan yang bersangkutan di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (10/1) sekitar pukul 09.00 WIB. Dari tangan HW, polisi menyita plastik kemasan yang diduga akan digunakan sebagai bungkus cartridge vape berisi etomidate. Kini HW juga sudah dijadikan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.
”Hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa kedua pelaku dikendalikan oleh seorang pengendali berinisial C yang saat ini berstatus DPO dan berada di luar negeri,” kata Budi.
Lebih lanjut, perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyampaikan bahwa bahan baku yang diamankan diperkirakan dapat diolah menjadi sekitar 30 liter cairan atau setara 15 ribu cartridge vape berisi etomidate. Budi menegaskan, pengungkapan kasus itu berhasil menyelamatkan belasan ribu jiwa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
