Tersangka kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 Nadiem Makarim memberikan salam ke arah wartawan sebelum sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/1/2026
JawaPos.com - Mantan anggota Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng Pramestuti, disebut menitipkan tiga nama pengusaha agar dapat terlibat dalam pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tahun ajaran 2021, di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Ketiga pengusaha tersebut yakni pendiri sekaligus CEO PT Bhinneka Mentaridimensi Hendrik Tio, Timothy Siddik dari PT Zyrexindo Mandiri Buana, serta Michael Sugiarto dari PT Tera Data Indonusa (Axioo).
Hal itu terungkap dalam surat dakwaan terdakwa mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim yang dibacakan jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1).
Jaksa menyebut Nadiem mengetahui adanya “titipan” dari Agustina Wilujeng yang kini menjabat sebagai Wali Kota Semarang. Dalam dakwaan dijelaskan bahwa pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tahun ajaran 2021, dilakukan tanpa kajian pembentukan harga satuan laptop Chromebook.
Jaksa mengungkapkan, Agustina Wilujeng yang saat itu menjabat anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP sebagai mitra kerja Kemendikbudristek, beberapa kali bertemu dengan Nadiem sebelum dan sesudah pembahasan anggaran DIPA, yakni pada periode Agustus 2020 hingga April 2021. Salah satu pertemuan berlangsung di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
“Bahwa kebutuhan laptop Chromebook pada tahun 2021 sebanyak 431.730 unit dengan rincian sebanyak 189.165 unit bersumber dari DIPA dan 242.565 unit bersumber dari DAK Tahun 2021 tanpa dikaji pembentukan harga satu unit laptop Chromebook,” kata jaksa.
Dalam salah satu pertemuan tersebut, Agustina Wilujeng disebut menanyakan peluang keterlibatan pihak yang direkomendasikannya.
“Agustina Wilujeng Pramestuti menanyakan ‘apakah teman-teman saya bisa bekerja?’ lalu Terdakwa Nadiem Anwar Makarim menjawab ‘untuk hal teknis agar dibicarakan kepada Hamid Muhammad’,” ujar jaksa.
Jaksa mengungkapkan, Hamid Muhammad selanjutnya merekomendasikan agar Agustina bertemu dengan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah saat itu, Jumeri. Agustina kemudian mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp.
“Saya bertemu dengan mas menteri dan Pak Hamid senin dan selasa malam lalu, direkomendasi untuk bertemu Pak Dirjen tentang hal yang saya sampaikan,” tulis Agustina kepada Jumeri, yang dijawab Jumeri, “Monggo siap Ibu".
Setelah komunikasi tersebut, Jumeri bersama Hamid Muhammad, Sri Wahyuningsih (Direktur SD), Mulyatsyah (Direktur SMP), dan Purwadi Sutanto (Direktur SMA) beberapa kali menerima “titipan nama pengusaha” dari Agustina Wilujeng untuk dilibatkan dalam pengadaan TIK laptop Chromebook tahun 2021.
Dalam surat dakwaan, perusahaan-perusahaan yang dititipkan tersebut disebut turut diperkaya, di antaranya PT Bhinneka Mentaridimensi diperkaya sebesar Rp 281,67 miliar, PT Tera Data Indonusa (Axioo) sebesar Rp 177,41 miliar, dan PT Zyrexindo Mandiri Buana sebesar Rp 41,17 miliar.
“Adapun nama-nama pengusaha tersebut adalah Hendrik Tio dari PT Bhinneka Mentaridimensi, Michael Sugiarto dari PT Tera Data Indonusa (Axioo), dan Timothy Siddik dari PT Zyrexindo Mandiri Buana,” tutur jaksa.
Selain Agustina Wilujeng, jaksa juga menyebut nama anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofjan Tan. Ia disebut menginginkan pengadaan laptop Chromebook untuk tahun anggaran 2022.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
