
Zainal Arifin Mochtar (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
JawaPos.com - Aksi teror kembali terjadi. Kali ini menyasar Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar. Melalui akun media sosialnya, pakar hukum tata negara tersebut menyampaikan bahwa dirinya menerima telepon dari seseorang yang mengaku berasal dari Polres Jogjakarta.
”Baru aja masuk telepon ini. Ngaku dari Polresta Jogjakarta, meminta segera menghadap dan membawa KTP. Jika tidak akan segera melakukan penangkapan,” tulis pria yang akrab dipanggil Uceng tersebut dikutip pada Sabtu (3/12).
Dalam unggahan yang sama, Uceng mengungkapkan, penelpon tersebut tampak berusaha memberat-beratkan suara agar terdengar memiliki otoritas. Tidak hanya satu kali, Uceng mengaku beberapa hari terakhir dia sudah 2 kali mendapat telepon misterius.
”Dalam beberapa hari ini sy dah dihubungi tindakan sejenis dah dua kali. Saya hanya ketawa dan matiin hape lalu lanjut ngetik,” lanjut Uceng.
Menurut Uceng, tindakan itu sudah pasti penipuan yang tidak jelas. Dia menilai, orang-orang tidak dikenal itu bisa berulang kali menghubungi dirinya karena kurangnya tindakan tegas dan serius. Sehingga mereka terus memiliki ruang untuk melakukan teror.
”Tapi, bagaimana pun di negeri ini penipu macam begini terlalu diberi ruang bebas. Nyaris nda pernah ada yg dikejar dengan serius. Data kita diperjual belikan dan berbagai tindakan scam lainnya,” sesalnya.
Uceng adalah salah seorang akademisi yang concern terhadap isu-isu antikorupsi. Dia kerap bersuara lantang untuk mengkritisi pemerintah. Teror terhadap dirinya terjadi setelah beberapa pemengaruh di media sosial buka suara karena mendapat ancaman.
Bukan hanya ancaman melalui sambungan telepon atau aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp, ancaman datang ke rumah mereka. Salah satunya dialami oleh Ramond Dony Adam (DJ Donny) yang mendapat kiriman bangkai ayam dan bom molotov.
Selain itu, beberapa nama seperti Sherly Annavita, Virdian Aurellio, dan aktivis Greenpeace Iqbal Damanik juga mengalami ancaman yang hampir mirip. Namun demikian, sejauh ini baru DJ Donny yang membuat laporan kepolisian ke Polda Metro Jaya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
