
Sejumlah warung di Kalibata, Jakarta Selatan dibakar usai insiden tewasnya mata elang (matel). (Istimewa)
JawaPos.com - Aparat kepolisian sudah mendata dampak pengrusakan dan pembakaran berujung kerusuhan di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Kamis malam (11/12). Total sebanyak 4 mobi, 7 sepeda motor, dan belasan warung rusak. Beberapa rumah warga juga terdampak kemarahan kelompok mata elang (matel) di lokasi kejadian.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa pengrusakan dan pembakaran tersebut dilakukan karena kelompok tersebut marah. Sebab, beberapa jam sebelumnya 2 orang matel dikeroyok di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Belakangan diketahui bahwa pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia adalah polisi.
”Adapun identitas data korban atas nama saudara kita M, 41 tahun, meninggal di lokasi kejadian, domisili Jakarta Pusat. Saudara kita NAT, 32 tahun, meninggal di Rumah Sakit Budi Asih, dengan domisili Kota Bekasi,” jelas dia.
Berdasar hasil pendataan yang dilakukan oleh polisi di lokasi kejadian, didapati sejumlah kendaraan dan warung milik warga yang rusak. Rinciannya 4 unit mobil yang terdiri atas taksi, Toyota Kijang Krista, Toyota Avanza, dan Suzuki Ertiga. Kemudian 7 unit sepeda motor dan 14 warung atau lapak pedagang yang rusak, 2 kios terbakar, serta 2 rumah warga rusak.
”Sebagai tindak lanjut Polri melakukan pengamanan di lokasi sekitar TKP untuk memastikan situasi yang kondusif, dimana keselamatan warga lainnya juga menjadi prioritas dan mencegah aksi lainnya serta melindungi dampak luasnya terhadap perlindungan fasilitas ataupun harta benda warga,” jelasnya.
Trunoyudo menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan proses hukum berjalan. Baik terhadap 6 polisi yang kini sudah menjadi tersangka pengeroyokan maupun para pelaku yang terlibat dalam pengrusakan dan pembakaran. Dia memastikan proses hukum dilakukan tanpa pandang bulu.
”Tentunya kami sudah dalam waktu 1x24 jam terus melakukan (penegakan hukum) dari proses olah TKP, penyelidikan, penyidikan, dan menghasilkan dalam hal ini 6 tersangka dan juga selaras berjalan bersama dengan (penegakan) kode etik,” terang dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
