Sejumlah warung di Kalibata, Jakarta Selatan dibakar usai insiden tewasnya mata elang (matel). (Istimewa)
JawaPos.com-Kerusuhan di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Kamis malam (11/12) diawali insiden pengeroyokan 2 orang mata elang alias matel hingga meninggal dunia. Lantas bagaimana cara kerja kelompok penagih utang atau debt collector khusus kendaraan bermotor tersebut?
Matel pihak eksternal yang bekerja untuk mencari, memantau, mengintai, hingga mengambil kendaraan bermotor. Mereka ditugaskan menyelesaikan masalah tunggakan cicilan atau kredit. Dalam bekerja, matel kerap berkelompok. Minimal 2 orang pada setiap titik pemantauan.
Di jalanan Jakarta dan beberapa kota besar lain, keberadaan matel cukup mudah ditemui. Sebab, mereka kerap bertugas di pinggir jalan-jalan utama. Biasanya, matel turun ke lapangan berbekal data kendaraan bermotor yang menunggak cicilan kepada pihak leasing.
Secara umum, cara kerja matel cukup sederhana. Beberapa kelompok matel disebar ke beberapa titik. Mereka kemudian memantau lalu lintas di sekitar titik itu sambil memperhatikan dengan jeli setiap kendaraan bermotor yang melintas, baik mobil maupun sepeda motor.
Bila ada yang cocok atau identik dengan data yang mereka pegang, matel akan langsung berusaha menghentikan pengguna kendaraan bermotor tersebut. Tidak jarang langkah itu dibarengi aksi pembuntutan. Juga seringkali aksi matel menyebabkan keributan.
Apalagi jika saat melakukan penagihan tunggakan disertai dengan upaya paksa seperti merampas atau menarik kendaraan dari pemiliknya. Meski aparat kepolisian sudah berulang kali menegaskan bahwa matel atau debt collector tidak diperkenankan melakukan penarikan kendaraan, aksi tersebut masih kerap terjadi.
Baca Juga: Sebelum Dibakar, Warung di Kalibata Didatangi 100 Orang Usai Seorang Matel Tewas Dikeroyok
Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, aksi tersebut kerap berbuntut panjang. Sebab, bukan hanya cekcok, tidak jarang terjadi tindak kekerasan yang menyebabkan pelanggaran hukum pidana. Di Kalibata, 2 orang matel menjadi korban pengeroyokan hingga tewas. (*)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
