Pengacara Krisna Murti bersama beberapa orang korban dugaan ilegal akses akun sekuritas usai audiensi dengan OJK. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Para korban dugaan ilegal akses akun PT Mirae Asset Sekuritas memenuhi undangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mereka diundang untuk tahap mediasi agar kasus hilangnya dana investasi senilai Rp 200 miliar yang telah dilaporkan ke Bareskrim Polri menemui titik terang.
Pengacara korban, Krisna Murti mengatakan, pertemuan tidak berjalan sesuai dengan harapan. Sebab, OJK tidak mempertemukan langsung para korban dengan Mirae. Pertemuan dilakukan terpisah dengan masing-masing pihak.
Kondisi ini disesalkan olehnya. Menurutnya, pertemuan harus dilakukan bersama dengan semua pihak. Sehingga, tercipta transparansi dalam proses investigasi.
"Kenapa kita minta gabungan, supaya ada keterbukaan satu sama lain, agar kita tidak ada yang ditutupi, tidak ada dusta di antara kita," kata Krisna usai pertemuan di kantor OJK, Jakarta Rabu (10/12).
Sebagai tindaklanjut pertemuan ini, para korban sepakat untuk menyurati Ketua Dewan Komisioner OJK agar dilakukan mediasi ulang. Dengan harapan semua pihak bisa dipertemukan secara bersamaan.
"Kita akan melakukan surat gabungan ke Ketua OJK, biar Ketua OJK yang mengatur," imbuhnya.
Selain itu, Krisna mendesak, pertemuan selanjutnya harus dihadiri oleh pihak pengawas di internal OJK. Sehingga, pihak pengawas bisa membeberkan audit keamanan sekuritas yang diterapkan Mirae.
"Kalau sudah diaudit dan dinyatakan sistem Mirae itu baik, kenapa korban terus-terusan ada dari tahun sekian ada, dari tahun sekian ada, nah hasil auditnya apa kalau itu baik," ucapnya.
Di sisi lain, Krisna membantah jika kliennya lalai membagikan data diri hingga terjadi ilegal akses. Selama ini, kliennya telah menjaga data diri dengan baik namun tetap kehilangan dana investasi tanpa diketahui.
"Mirae bilang kita membagikan PIN kepada pihak lain, mana ada kunci brankas kita kasih ke orang lain untuk dibobol, bodoh apa kita, gila kali kita. Artinya kita sudah korban, jangan dituduhkan membagi-bagikan PIN kepada orang lain," pungkas Krisna.
Pada kesempatan sama, salah satu korban bernama Charli meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap kasus ini. Para korban harus mendapat perlindungan dana investasi.
"Tujuan kami berkumpul cuma satu minta dilindungi. Kami adalah para investor masuk pasar modal hanya mencari provit dengan aman, jangan sampai investor sudah hadir mengalami kerugian tapi pemerintah tidak hadir untuk melindungi nasabah, ini suatu bentuk kekecewaan," kata Charli.
Sementara, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa saat ini tengah berlangsung investigasi yang dilakukan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Investigasi tersebut dilaksanakan menyusul lenyapnya dana investasi senilai puluhan miliar pada beberapa akun milik nasabah Mirae Asset. Dalam keterangan resmi itu dijelaskan bahwa investigasi internal itu tidak hanya dilakukan dengan koordinasi OJK, melainkan turut melibatkan Self-Regulatory Organizations (SRO) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Tujuannya untuk memastikan proses pengungkapan kasus tersebut dilakukan dengan baik dan sesuai aturan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
