
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) periode 2017–2024 Ira Puspadewi usai bebas dari Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Jumat (28/11/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Mantan Direktur Utama (Dirut) PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, resmi bebas dari rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (27/11) sore. Ira bersama dua direksi lainnya, Yusuf Hadi dan Muhammad Adhi Caksono bebas setelah menerima rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto.
Pantauan JawaPos.com, Ira Puspadewi bebas dari Rutan KPK sekitar pukul 17.17 WIB. Ira ditemani pihak keluarga dan tim kuasa hukum saat menghirup udara bebas jeruji tahanan KPK.
Ira menyatakan, kasus hukum yang menimpanya tidak dialami bagi pihak lain. Khususnya kalangan profesional yang saat ini bertugas di badan pemerintahan.
"Harapan kami ke depan, semoga tatanan hukum di negeri kita tercinta ini dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para profesional, anak bangsa yang sungguh-sungguh melakukan kerja besar untuk Indonesia yang kita punya, Indonesia yang kita cintai, untuk Indonesia yang lebih baik," kata Ira saat keluar dari Rutan KPK.
Ira menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memutuskan pemberian rehabilitasi terhadap dirinya, setelah divonis bersalah dalam kasus korupsi akuisisi PT Jembatan Nusantara (JN) oleh PT ASDP.
"Izinkan pertama mengucap syukur kepada Allah SWT atas limpahan karunianya yang luar biasa, kedua kami menghaturkan terima kasih mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah berkenan menggunakan hak istimewanya dengan rehabilitasi bagi perkara kami," ucap Ira.
Ira juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang dinilai telah mendengar aspirasi atas kasus hukum yang menimpanya.
"Yang ketiga, kami haturkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pimpinan DPR RI dalam hal ini diwakili oleh Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad," ujarnya.
Ira turut menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pejabat negara yang telah mempertimbangkan secara objekrif, sehingga dirinya bisa menerima rehabilitasi.
"Yang keempat kami juga haturkan terima kasih kepada Mahkamah Agung RI, kemudian kepada Bapak Menko Kumham Imipas, kami juga menghaturkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Sekretaris Negara RI, kemudian kepada Bapak Menteri Hukum RI, bapak Sekretaris Kabinet, dan kemudian tidak kalah pentingnya kami ucapkan terma kasih kepada tim penasihat hukum pimpinan Bapak Soesilo Aribowo," paparnya.
Ira mengungkapkan, setelah dirinya bebas dari tahanan, akan terlebih dahulu bertemu pihak keluarga. Hal itu untuk melepas rindu, setelah dirinya mendekam hampir 10 bulan di Rutan KPK.
"Kami mau ketemu keluarga," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022