
Ekspresi Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim saat menjalani pelimpahan tahap dua, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). (Istimewa)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (NM) dan mantan staf khususnya Jurist Tan (JT) telah berstatus tersangka dalam perkara pengadaan layanan Google Cloud di Kemendikbudristek. Namun, penanganan perkaranya akan diserahkan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung).
Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa para tersangka dalam kasus ini sebagian besar identik dengan tersangka kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook yang kini tengah ditangani Kejagung.
“Sebagian besar itu sama, NN, stafsusnya, siapa namanya itu, JT dan ini ada yang berbeda, tetapi secara keseluruhan sama,” kata Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/11).
Asep menjelaskan, penyelidikan kasus dugaan korupsi Google Cloud telah dilakukan gelar perkara untuk naik ke tahap penyidikan. Namun, proses penyidikan selanjutnya akan dilimpahkan ke Kejagung, karena perkaranya beririsan dengan kasus pengadaan laptop Chromebook.
“Perkaranya sudah selesai, sudah diekspose untuk naik penyidikan, makanya dibilang Pak Ketua KPK akan diserahkan. Prosesnya nanti setelah ini dinyatakan ke penyidikan, kemudian saat penyerahan pada saat penyidikan, penyidikan nanti dibuka, terus kita nanti serahkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, KPK akan menyerahkan keterangan para pihak dan seluruh dokumen yang diperoleh selama proses penyelidikan, termasuk dokumen yang diterima secara sukarela dari pihak-pihak tertentu.
“Tentu yang diserahkan adalah keterangan-keterangan yang kita miliki, kemudian dokumen-dokumen yang kita miliki, yang diperoleh pada saat penyelidikan di mana ada beberapa juga secara sukarela mengirimkan dokumen,” ungkap Asep.
“Dan dokumen-dokumen itulah, kemudian juga keterangan-keterangan yang diperoleh, berita acara permintaan keterangan, nah itu yang akan kita serahkan kepada penyidik Kejaksaan Agung,” imbuhnya.
Dalam pengusutan kasus dugaan korupsi Google Cloud, KPK telah memeriksa sejumlah pihak seperti eks stafsus Mendikbudristek Fiona Handayani, pemegang saham GoTo Melissa Siska Juminto, dan mantan CEO GoTo Andre Soelistyo. Mereka dimintai keterangan soal mekanisme pengadaan Google Cloud di masa kepemimpinan Nadiem.
Selain itu, KPK juga telah memeriksa Nadiem Makarim, pada 7 Agustus 2025. Pemeriksan itu dilakukan sebelum Nadiem menyandang status tersangka dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kejagung.
Nadiem saat ini telah menyandang status tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Rutan Salemba, Jakarta. Sebelum menetapkan Nadiem sebagai tersangka, Kejagung telah memeriksa 120 saksi dan empat ahli, kemudian melakukan gelar perkara yang memperkuat bukti permulaan.
Kasus Chromebook ini berawal dari program pengadaan perangkat TIK untuk PAUD hingga SMA pada 2020–2022 dengan anggaran Rp 9,3 triliun guna menyediakan 1,2 juta Chromebook bagi sekolah di wilayah 3T.
Namun, Kejagung menilai program tersebut tidak tepat sasaran karena perangkat berbasis Chrome OS membutuhkan koneksi internet yang stabil, sementara banyak wilayah 3T masih minim akses internet sehingga diduga menimbulkan kerugian keuangan negara.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
