
Putra korban penembakan bos pemilik rental mobil Ilyas Abdurahman (IAR) di podcast Deddy Corbuzier.
JawaPos.com - Pengurangan hukuman yang diberikan oleh Mahkamah Agung (MA) terhadap terdakwa penembakan bos rental mobil bernama Ilyas Abdurrahman membuat anak korban kecewa.
Dia sedih karena pelaku yang menembak ayahnya hingga meninggal dunia batal dihukum penjara seumur hidup. Kesedihan itu mendorongnya mengadu kepada Presiden Prabowo Subianto.
Lewat unggahan pada akun media sosial @rentalmobil.tangerang, salah seorang anak korban bernama Rizky Agam mengutarakan kekecewaan setelah mengetahui bahwa MA mengurangi hukuman pelaku penembakan ayahnya.
Dia heran lantaran MA mengubah putusan pengadilan militer yang menghukum 2 terdakwa penjara seumur hidup malah mengurangi hukuman itu menjadi penjara selama 15 tahun. Padahal para terdakwa sudah dinyatakan bersalah.
”Saya harus menghidupi ibu saya, adik saya 3 orang yang paling kecil berusia 5 tahun selalu menangis kalau rindu ayahnya dan saya juga sudah punya keluarga, istri, dan anak saya. Beban saya begitu besar, saya ingin merasa hidup damai dan tentram. Saya cinta negara ini, tapi harus saya akui hukum di negeri ini sudah rusak,” tulisnya.
Rizky mengaku sangat kecewa atas putusan yang dibuat oleh MA. Apalagi sejak awal dia dan keluarganya mengawal kasus tersebut agar ditangani dengan baik oleh para pihak terkait.
Namun, perjuangan yang dilakukan demi mendapat keadilan malah dibalas dengan putusan kasasi bernomor 213 K/MIL/2025. Putusan itu mengusik ketenangan Rizky dan keluarganya yang sempat lega karena pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya.
”Mohon bapak presiden bantu rakyat kecilmu ini Pak @prabowo,” lanjut Rizky dalam unggahannya.
Ketika diwawancarai oleh JawaPos.com pada Senin malam (20/10) berkaitan dengan putusan tersebut, dia mengaku sangat kaget dan kecewa. Perasaan itu yang membuat dirinya membuat unggahan pada akun media sosialnya, termasuk menandai akun milik media sosial milik Presiden Prabowo Subianto. Dia berharap Presiden Prabowo bisa membantunya sebagai keluarga korban yang mencari keadilan.
”Karena saya sudah buntu sekali, nggak tahu harus minta tolong sama siapa lagi kalau bukan pak presiden,” ungkapnya.
Ilyas Abdurrahman menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh mantan prajurit TNI AL di Kilometer 45 Tol Tangerang-Merak. Penembakan terjadi saat korban berusaha mengambil mobil rental yang diduga digelapkan oleh penyewa. Kasus tersebut sempat menyedot atensi banyak pihak. Termasuk para pimpinan TNI dan TNI AL. Pelaku sudah dihukum oleh pengadilan militer dan kini vonisnya dikurangi melalui kasasi di MA.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
