Tayangan Trans 7 yang kontroversial dan memunculkan seruan boikot di media sosial. (Instagram @nderekpusat_official)
JawaPos.com - Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPBH PBNU) sudah melaporkan program Xpose Uncensored kepada Badan Reserse Kriminal Umum (Bareskrim) Polri. Laporan dibuat lantaran salah satu tayangan program tersebut dinilai telah menghina kyai dan pesantren.
Berdasar keterangan resmi yang dikutip pada Kamis (16/10), laporan dibuat Selasa lalu (14/10). Laporan itu ditujukan kepada Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) Bareskrim Polri. Selain menghina kyai dan pesantren, tayangan tersebut dianggap berisi ujaran kebencian.
Pengurus LPBH PBNU Aripudin menyampaikan bahwa laporan tersebut merupakan tindak lanjut atas perintah langsung dari Ketua Umum (Ketum) PBNU KH. Yahya Cholil Staquf. Tujuannya tidak lain agar dugaan pelanggaran hukum dalam tayangan tersebut bisa ditindaklanjuti dan diproses oleh polisi.
”LPBH Pengurus Besar Nahdlatul Ulama telah mendatangi Direktorat Siber Mabes Polri untuk memberikan pengaduan atas tindakan dari tayangan Trans7 yang melakukan penyebaran ujaran kebencian serta penghinaan dan penyebaran informasi yang menimbulkan SARA, dalam hal ini kelompok keagamaan,” ungkap dia.
Selain membuat laporan kepolisian, LPBH PBNU juga melapor kepada Dewan Pers. Menurut Aripudin, pengaduan tersebut telah tercatat dengan nomor 2510026 dan diharapkan segera mendapatkan tindak lanjut dari Bareskrim Polri maupun Dewan Pers.
”Mudah-mudahan bisa segera ditindak lanjuti oleh Bareskrim Mabes Polri dan Dewan Pers juga,” harapnya.
Sebelumnya, Aripudin menegaskan bahwa kajian hukum yang sedang disusun mencakup kemungkinan penggunaan Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang (UU) ITE dan Pasal 156 KUHP sebagai dasar hukum laporan yang dibuat oleh LPBH PBNU.
Sejumlah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta juga sudah melakukan Aksi Damai di depan Kantor Trans7, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (15/10).

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
