
Penyidik dari Polres Puncak Jaya dan Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan olah TKP penembakan almarhum Brigpol Ronald pada Senin (18/8). (Polri)
JawaPos.com - Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Selasa malam (14/10) menyebabkan seorang korban meninggal dunia. Korban bernama Bahar bin Saleh merupakan pria berusia 55 tahun yang bekerja sebagai sopir.
Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz menyatakan bahwa Bahar meninggal dunia akibat luka berat. Luka itu dialami dalam penyerangan di Halaman Gereja GIDI Siloam, Jalan Poros Logpon Kilometer 4. Informasi yang diterima dari aparat kepolisian menyatakan bahwa penyerangan terjadi sekitar pukul 20.05 WIT.
”Korban tiba-tiba diserang dari arah jalan masuk. Meski sempat berusaha melarikan diri ke area dalam gereja, pelaku tetap mengejar dan melakukan penikaman berulang hingga korban tersungkur,” kata Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani kepada awak media pada Rabu (15/10).
Brigjen Faizal menyampaikan bahwa kepala suku setempat sudah berusaha menolong korban dan meneriaki pelaku agar berhenti melakukan penganiayaan. Namun, upaya tersebut sia-sia. Pelaku terus menghujani korban dengan serangan hingga akhirnya tersungkur dan kehilangan nyawa.
Oleh masyarakat setempat, korban dievakuasi ke RSUD Dekai. Namun, petugas kesehatan yang menangani menyatakan korban sudah meninggal dunia akibat luka tusuk parah pada bagian perut, dada, dan kepala.
Setelah penyerangan itu, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo segera menuju lokasi untuk melakukan pengejaran, penyisiran, serta pengamanan area sekitar gereja.
Wakil Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Kombes Adarma Sinaga menambahkan, hasil penyelidikan awal mendapati bahwa pelaku penikaman diduga bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo. Kelompok itu aktif melakukan aksi di wilayah Jalan Poros Logpon Kilometer 4.
”Korban turut membantu persiapan peresmian Gereja GIDI Siloam yang dijadwalkan berlangsung hari ini. Namun akibat peristiwa tragis tersebut, kegiatan peresmian terpaksa ditunda,” imbuhnya.
Aparat kepolisian menyebut insiden tersebut kembali membuktikan bahwa KKB adalah kelompok yang kejam. Mereka terus melakukan aksi kejahatan bersenjata tanpa pandang bulu dan menebar teror. Termasuk menyasar fasilitas kesehatan, pendidikan, dan tempat ibadah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022