
Jenazah dan mobil Aris Sanda, korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM), ditemukan oleh Koops TNI Habema di Jalan Trans Wamena. Saat ini, evakuasi masih berlangsung. (Koop TNI Habema).
JawaPos.com - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz memastikan bahwa Ari Sanda, sopir yang ditembak oleh orang tak dikenal di papua bukan intel.
Dia merupakan warga sipil yang sehari-hari mencari nafkah sebagai sopir lansiran. Pekerjaan itu sudah dilakoni oleh korban selama 13 tahun.
Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo menegaskan hal itu setelah pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dia meminta agar masyarakat, khususnya di Kabupaten Jayawijaya, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Termasuk di antaranya klaim yang disampaikan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyebut Aris Sanda sebagai intel.
Dia menegaskan bahwa informasi tersebut sama sekali tidak benar. Sebab, Aris Sanda adalah warga sipil.
”Kami bisa pastikan bahwa berita yang menyebut sopir lanjuran itu merupakan anggota intel aparat keamanan adalah berita bohong atau hoaks. Sopir tersebut memang bekerja sebagai sopir dan sudah menjalankan pekerjaannya selama sekitar 13 tahun di jalur tersebut,” kata Yusuf pada Kamis (17/9).
Satgas Operasi Damai Cartenz, lanjut Yusuf, akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa penembakan hingga jenazah korban ditemukan dalam keadaan hangus terbakar bersama mobilnya di Jalan Trans Wamena.
”Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan ini,” ujarnya.
Berkaitan dengan dugaan keterlibatan kelompok tertentu dalam aksi penembakan terhadap korban, Yusuf menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh di lapangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022