Ilustrasi prostitusi. Dok JawaPos
JawaPos.com - Kasus seorang gadis berusia 11 tahun yang menjadi korban eksploitasi seksual oleh ayah dan kakak kandungnya sendiri di Banggai, Sulawesi Tengah masih berjalan. Naasnya, kini terungkap fakta lain yang juga memilukan.
Ternyata, ibu kandung korban, AT, turut terlibat pada eksploitasi seksual ini. Dirinya diduga kuat melakukan perdagangan anak dengan cara menjajakan layanan seksual anaknya sendiri kepada pria dewasa, khususnya para buruh angkut barang di Pelabuhan Sambulangan.
Bahkan, ibu korban pun menawarkan jasa layanan seksual dengan tarif yang sangat rendah, yakni antara Rp 20.000 hingga Rp 50.000 untuk sekali kencan.
Kasat Reskrim Polres Bangkep, AKP Anton S. Mowala, menjelaskan, aksi bejat ini baru terbongkar lantaran korban akhirnya berani buka suara dengan mengadukan kondisinya kepada guru wali kelas. Awalnya, sang korban mengeluh tak mengalami menstruasi selama dua bulan yang akhirnya membuat wali kelas hendak mencari bantuan.
"Korban takut memberi keterangan karena ancaman dari ayahnya yang disebut akan membunuh jika kasus ini terkuak," ujar Anton seperti dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Hingga kini, Polres Bangkep telah menetapkan delapan tersangka, meliputi anggota keluarga korban dan pihak luar seperti ayah korban (SY), kakak korban (IY), ibu korban (AT), pacar korban (DT), serta empat pria pelanggan yang menggunakan jasa korban yakni YS, EK, A, dan NS. Meski begitu, dua diantaranya tak ditahan lantaran masih di bawah umur.
Saat ini, korban berada di bawah pengawasan dan perlindungan DP3A Bangkep. Penyuluh Sosial Ahli Muda DP3A Bangkep, Lubna Muhammad, menjelaskan bahwa korban dalam kondisi fisik yang baik. Namun, secara psikologis mengalami trauma mendalam lantaran aksi bejat yang dilakukan keluarganya sendiri.
Kini, korban telah ditempatkan di rumah aman milik DP3A sembari menunggu proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Fokus pendampingan saat ini yakni pemulihan tekanan psikologis dan trauma. Di samping itu, DP3A juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis yang lebih akurat terkait adanya potensi kehamilan pada korban.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
