Seorang ibu di Ciampe Bogor mengadukan anaknya jadi korban pencabulan lewat media sosial. (Tangkapan layar).
JawaPos.com - Kasus dugaan pencabulan terhadap anak kembali mencuat di Kabupaten Bogor. Seorang ibu asal Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, mengadu Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedy Mulyadi alias Kang Dedy Mulyadi (KDM), terkait anaknya yang menjadi korban pencabulan.
Video pengaduan itu kini viral di media sosial dan menuai banyak respons publik. Video itu diunggah ke dalam media sosial TikTok @sasasayang28.
Dalam video tersebut, sang ibu dengan suara bergetar menyampaikan keluhannya kepada KDM. Ia mengaku anaknya dicabuli oleh seorang pria yang masih tetangganya sendiri, di sebuah saung yang berada tak jauh dari rumah mereka. Dengan penuh harap, ia meminta agar kasus ini mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.
“Bapak Gubernur yang saya hormati, saya mohon izin menyampaikan kasus pencabulan terhadap anak saya, ini lokasinya pak, ini lokasi tempatnya pak. Ini tempat saungnya pak, yang dimana anak saya dicabuli pak, oleh seorang bapak-bapak yang masih tetangga juga, mohon pak keadilannya, dengan sangat saya mohon keadilannya,” ucap sang ibu dalam video.
Ia menuturkan, laporan kasus tersebut sebenarnya sudah disampaikan ke Polres Bogor sejak satu bulan lalu. Namun, hingga kini dirinya kecewa, karena belum ada langkah tegas dari aparat kepolisian dalam menindak pelaku.
“Kasus ini sudah satu bulan, sudah satu bulan laporan ke Polres, tapi belum ada penangkapan untuk si pelaku, pak,” keluh sang ibu dengan penuh rasa kecewa.
Sang ibu pun mendesak agar KDM datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi para korban. Ia menyebut, kasus ini terjadi di Kampung Gedong Sawah, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
“Saya mohon kepada bapak, untuk sekarang juga pak, datang kesini pak, ke lokasi ini, berada di Kampung Gedong Sawah, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Kang Dedy, mohon omongan saya didengar, mohon dengan sangat pak, mohon pak, ini banyak korbannya pak,” ucapnya sambil menahan tangis.
Lebih lanjut, ia menegaskan korban pencabulan bukan hanya anaknya seorang. Berdasarkan pengakuan, ada lebih dari satu korban yang mengalami hal serupa, namun hanya segelintir yang berani bersuara.
“Pencabulan ini bukan hanya satu dua orang saja pak, lebih dari satu orang, cuma yang berani speak up hanya dua orang pak, tolong pak," tegasnya.
Lebih lanjut, ibu tersebut meminta Dedy Mulyadi untuk mendengar keluhannya. Ia berharap, ada langkah cepat dari aparat untuk mengusut kasus tersebut.
“Saya mohon kepada bapak Gubernur untuk mendengar omongan saya. Saya mohon pak,” pungkasnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
