
Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan perkembangan penanganan kasus hukum yang melibatkan 2 prajurit Kopassus TNI AD pada Sabtu (20/9). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Keterlibatan 2 prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dalam penculikan kepala cabang (kacab) bank BUMN Cempaka Putih, Mohammad Ilham Pradipta, disikapi oleh Mabes TNI AD (Mabesad) dengan melakukan evaluasi. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan hal itu.
”Bapak KSAD juga menyampaikan, kami akan mengadakan evaluasi. Itu yang kami ingatkan (kepada para prajurit), bagaimana pengendalian diri. Pengendalian diri untuk melaksanakan pergaulan, kegiatan di lingkungan,” ucap Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana saat diwawancarai pada Sabtu (20/9).
Jenderal bintang satu Angkatan Darat itu menyampaikan bahwa tindakan yang dilakukan oleh 2 prajurit Kopassus berinisial Serka N dan Kopda FH itu tidak bisa digeneralisir. Sebab, perbuatan tersebut dilakukan atas nama pribadi masing-masing. Tidak ada keterlibatan prajurit lain, apalagi keterlibatan satuan asal kedua prajurit tersebut.
”Kita tidak bisa menggeneralisasi apabila ada satu personil TNI Angkatan Darat yang seperti itu bisa di-hire, bisa diminta tolong untuk suatu kegiatan yang melanggar hukum, terus dia meng-iya-kan, itu tidak bisa lalu dikatakan bahwa semua prajurit TNI itu bisa di-hire untuk membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait hal itu, tidak,” kata Wahyu tegas.
Untuk itu, TNI AD telah mengingatkan kepada seluruh jajaran agar selalu mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Sehingga mereka tidak terjerumus dan terlibat dalam tindakan-tindakan yang melanggar hukum. TNI AD memerintahkan seluruh prajurit selalu bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku.
”Pertimbangankan betul, pertimbangkan betul saat kita berkawan, saat kita berkomunikasi, ada suatu permohonan bantuan. Apa manfaatnya untuk personal, masing-masing, dan apa manfaatnya untuk satuan, apa kerugiannya untuk personal, dan apa kerugiannya untuk satuan maupun institusi,” jelasnya.
Korban diculik dari Lokasi Parkir Lottemart Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim) pada 20 Agustus lalu. Rekaman CCTV menggambarkan secara jelas penculikan korban. Hanya berselang beberapa jam setelah penculikan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Kini keluarga korban menuntut keadilan kepada aparat penegak hukum.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022