Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 18.37 WIB

Rumah Anggota DPR RI hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani Dijarah, Kriminolog UI Bongkar Penyebab Utama

Sejumlah massa mengambil berbagai barang dari rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (31/8) dini hari. (Info_Ciledug) - Image

Sejumlah massa mengambil berbagai barang dari rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (31/8) dini hari. (Info_Ciledug)

JawaPos.com - Rumah sejumlah anggota DPR RI dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi korban penjarahan yang dilakukan oleh massa. Kriminolog asal Universitas Indonesia (UI) Josias Simon mengungkap penyebab utama maraknya terjadi penjarahan. 

Ia mengatakan, penjarahan di rumah pejabat itu terjadi karena tidak ada atau tidak berjalan fungsi utama kepolisian yaitu menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). 

"Ya itu terjadi karena fungsi kepolisian tidak berjalan (tidak ada)," ujar Josias kepada JawaPos.com, Minggu (30/8).

Menurutnya, jika kepolisian bisa menjalankan fungsinya menciptakan Kamtibmas, kejadian penjarahan ini tidak akan terjadi. 

Untuk itu, ia mendesak agar kepolisian kembali menjalankan fungsinya sebagai pencipta Kamtibmas.

"Pelaksana fungsi kamtibmas harus segera dipulihkan agar tak semakin banyak pelanggaran hukum di arena publik dan privat," terangnya.

Di media sosial banyak yang mempertanyakan begitu mudahnya massa dalam menjarah rumah para pejabat negara. Padahal umumnya, rumah pejabat mendapatkan pengawalan ketat oleh aparat. Dugaan netizen pun menjadi liar.

Banyak yang menduga bahwa penjarahan itu hanyalah settingan. Ada pula yang menduga bahwa ini merupakan "jebakan".

Terkait hal itu, Josias mengatakan bahwa menjawab pertanyaan itu memang unsur yang penting. Namun kembali lagi, jika polisi menjalankan fungsi kamtibmas, insiden penjarahan tidak akan terjadi. 

"Unsur ini menjadi pertanyaan penting tapi bagaimana kalau fungsi kepolisian di atas tidak berjalan (tidak ada)?" katanya. 

Rentetan Penjarahan Rumah Pejabat: Sahroni, Eko Patrio hingga Nafa Urbach

Penjarahan pertama dilakukan massa di kediaman Politikus NasDem yang juga terkenal sebagai Crazy Rich Tanjung Priok sekira pukul 15.00 WIB.
Sejumlah barang mewah diambil oleh massa. Mulai dari jam tangan, tas branded, TV berukuran besar, kursi dan sofa, meja, hingga potongan-potongan action figure Iron Man dan Spiderman. 

Tak hanya itu, 2 unit mobil mewah milik Sahroni ikut dirusak massa. Mobil itu di antaranya Lexus RZ 450e dan Porsche 1600 Super.

Sekitar pukul 22.00 WIB, massa juga melakukan penjarahan di rumah politikus PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio. Massa mendatangi rumah di kawasan Setiabudi, yang disebut-sebut memiliki harga Rp 150 miliar itu.  

Tas branded, pakaian mewah dan sejumlah barang elektronik seperti kulkas, dispenser hingga TV, ikut dibawa massa.

Dari video yang diterima JawaPos.com, pelaku penjarahan tidak hanya dilakukan masyarakat umum, tapi juga mereka yang berseragam sopir ojek online.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore