
Rekonstruksi pembunuhan 2 personel Brimob Polri dilaksanakan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz di Nabire, Papua Tengah, pada Selasa (26/8). (Polri)
JawaPos.com - Mengenakan rompi antipeluru dan dilengkapi senjata api, Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan rekonstruksi pembunuhan 2 personel Brimob Polri di Nabire, Papua Tengah, pada Selasa (26/8). Dalam rekonstruksi tersebut, total 21 adegan yang diperagakan.
Berdasar keterangan resmi kepada awak media pada Rabu (27/8), rekonstruksi tersebut dilaksanakan untuk mengusut pembunuhan Brigpol M. Arif Maulana dan Briptu Nelson C. Runaki yang terjadi di Jalan Trans Nabire–Enarotali di wilayah Distrik Siriwo.
Kasatgas Tindak Operasi Damai Cartenz Kombes Wahyu memimpin langsung rekonstruksi tersebut. Dia membawa beberapa personel dari Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz, Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz, dan personel Polres Nabire.
Selain itu, Suplianus Bagau alias Siprianus Weya alias Supli juga dihadirkan langsung dalam rekonstruksi tersebut. Dia adalah salah seorang pelaku yang kini menjadi tersangka. Dari rekonstruksi itu diketahui bahwa pembunuhan 2 personel Brimob oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu terjadi pukul 98.45 WIT.
Para pelaku pembunuhan adalah anak buah KKB yang bergerak di bawah komando Aibon Kogoya. Mereka terbagi atas 3 kelompok. Satgas Operasi Damai Cartenz menyebut, kelompok pertama terdiri atas anggota KKB berinisial YM, YW, dan KM. Kemudian kelompok kedua berisi TG dan Suplianus Bagau. Sedangkan kelompok ketiga dipimpin Aibon Kogoya dan HM.
”Rekonstruksi dilakukan untuk memastikan peran masing-masing pelaku dan menguatkan alat bukti dalam kasus pembunuhan dua personel Brimob. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur dan transparan,” kata Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani.
Melalui rekonstruksi tersebut juga terungkap bahwa para pelaku menembak korban kemudian merampas senjata api jenis ak-101 DAN ak-47 dari korban. Selain itu, mereka merampas body vest pada yang dikenakan oleh korban dan sempat membuat video pernyataan sikap. Video itu direkam oleh tersangka Suplianus Bagau.
Wakil Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Kombes Adarma Sinaga menyampaikan bahwa rekonstruksi berjalan lancar tanpa kendala. Selain membawa senjata api dan mengenakan rompi antipeluru serta perlengkapan keamanan lainnya, rekonstruksi tersebut diamankan secara ketat dengan melibatkan 15 kendaraan taktis.
”Seluruh rangkaian giat berjalan aman, tertib, dan terkendali. Rekonstruksi ini akan menjadi bahan penting untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum,” kata Adarma.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
