
Potret Kabid Humas Polda Banten Didik Hariyanto. (Humas Polda Banten).
JawaPos.com - Dugaan tindak kekerasan oleh 2 personel Korps Brimob Polri terhadap jurnalis dalam kegiatan kunjungan Kementerian Lingkungan Hidup di PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Kabupaten Serang, Banten, langsung ditindaklanjuti oleh Polda Banten. Saat ini, 2 personel Brimob tersebut sudah diperiksa.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Didik Hariyanto memastikan hal itu. Dia menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengamankan 2 personel Brimob tersebut. Kedua personel Brimob itu diamankan untuk diperiksa oleh Polda Banten secara intens. Didik memastikan bahwa pihaknya mendalami dugaan tindak kekerasan yang dialami oleh jurnalis di Banten.
”Sedang diperiksa (2 personel Brimob) berinisial TG dan TR,” ungkap dia dalam keterangan resmi kepada awak media pada Jumat (22/8).
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu berjanji, hasil pemeriksaan terhadap kedua personel Brimob tersebut akan disampaikan secara terbuka dan terperinci. Namun demikian, dia meminta waktu sampai proses pemeriksaan dan pendalaman yang dilaksanakan oleh Polda Banten terhadap 2 polisi tersebut selesai.
”Hasilnya akan kami sampaikan secara resmi setelah proses (pemeriksaan dan pendalaman) selesai,” imbuhnya.
Didik menegaskan, Polda Banten memegang teguh komitmen untuk menegakkan hukum secara profesional dan transparan. Tidak terkecuali dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan personel Polri. Dia menjamin, jika terbukti bersalah, mereka akan mendapat sanksi tegas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di Indonesia.
”Kami berharap masyarakat dan rekan-rekan media tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi. Percayakan prosesnya kepada kami,” imbuhnya.
Selain itu, Polda Banten juga membuka ruang kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas dugaan tindak kekerasan tersebut. Dia memastikan, Polda Banten akan menerima bila para pihak yang merasa dirugikan membuat laporan kepolisian secara resmi. Tujuannya agar penanganan kasus dugaan pelanggaran hukum tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
