Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 21.09 WIB

Fakta-fakta Tragedi Joel Tanos: Cucu '9 Naga Sulut' Tewas Ditikam di Manado

Joel Alberto Tanos. (Istimewa)

JawaPos.com - Peristiwa berdarah yang merenggut nyawa Joel Alberto Tanos (18) di Kota Manado mengguncang publik Sulawesi Utara. Remaja yang dikenal aktif di lingkungan sosial itu tewas mengenaskan setelah ditikam secara brutal oleh seorang residivis, Selasa dini hari, 5 Agustus 2025.

Kematian Joel tak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, tapi juga menggemparkan masyarakat luas. Sebab, ia bukan remaja biasa, Joel adalah cucu dari pengusaha kawakan Tony Tanos, pemilik PT Marga Dwita Guna dan anggota kelompok elite "9 Naga Sulut", jaringan pengusaha paling berpengaruh di wilayah tersebut.

Dini Hari Maut di Sario

Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah kawasan Kelurahan Sario, Kota Manado. Menurut keterangan saksi, Joel mendatangi lokasi setelah mengetahui bahwa kekasihnya sedang berpesta minuman keras bersama dua pria.

Diduga karena cemburu dan terpancing emosi, Joel mendobrak pintu rumah tersebut.

Namun tak disangka, aksi spontan itu berujung fatal. Pintu yang terbuka keras mengenai tubuh salah satu pria di dalam rumah, NDS alias Nasio (27), yang langsung naik pitam. Dalam hitungan detik, pelaku menyerang Joel dengan senjata tajam secara membabi buta.

Tewas dengan Lima Luka Tikaman

Joel mengalami luka tikam serius di lima titik vital tubuhnya, dada kiri, leher bagian depan, dan pinggul. Meski sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Karombasan oleh teman-temannya, nyawanya tak tertolong.

Saksi mata menyebutkan, Joel saat itu ditemani tiga rekannya: SL, LR, dan SM. Mereka berusaha melerai pertikaian dan menyelamatkan korban, namun sempat dihalangi oleh salah satu pelaku.

Residivis yang Kembali Membunuh

Pelaku utama, NDS, bukan orang asing bagi kepolisian. Ia merupakan residivis yang dua kali keluar masuk penjara karena kasus pembunuhan. Kini, ia kembali berurusan dengan hukum atas dugaan pembunuhan berencana.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim gabungan dari Polsek Sario, Resmob Polresta Manado, dan Polda Sulut berhasil menangkap NDS beserta satu rekannya, AMR alias Abdul. Polisi turut mengamankan tiga bilah pisau yang diduga digunakan saat kejadian.

“Kasus ini sudah ditangani oleh Polda Sulut dan sedang dalam proses pendalaman,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dalam keterangannya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore