
Potret salah seorang petinggi OPM bernama Mayer Wenda alias Kuloi Wonda. Dia dilumpuhkan oleh TNI hingga meninggal dunia pada Selasa (5/8). (TNI)
JawaPos.com - Salah seorang petinggi Organisasi Papua Merdeka (OPM) bernama Mayer Wenda alias Kuloi Wonda berhasil dilumpuhkan oleh prajurit TNI dalam operasi penindakan di Distrik Mukoni, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan pada Selasa kemarin. Mabes TNI telah mengonfirmasi kabar tersebut lewat keterangan resmi pada Rabu petang (6/8).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan, operasi penindakan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
”Keberhasilan ini membuktikan bahwa setiap tindakan prajurit TNI dalam menghadapi kelompok bersenjata dilaksanakan secara profesional, terukur, dan berdasarkan peraturan perundang-undangan,” kata dia.
Mayjen Kristomei mengungkapkan bahwa prajurit TNI melaksanakan operasi penindakan sekitar pukul 16.30 WIT. Mayer Wenda menjadi sasaran karena sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2014 silam. Dia memiliki rekam jejak keterlibatan dalam berbagai aksi kekerasan seperti penyerangan Polsek Pirime dan pembunuhan personel Polri di Tolikara pada 2012.
Tidak hanya itu, Mayer Wenda tercatat pernah terlibat dalam aksi penghadangan patroli dan aksi penembakan terhadap aparat keamanan di wilayah Lanny Jaya pada 2014. Dalam operasi penindakan untuk penangkapan oleh TNI, pentolan OPM di Lanny Jaya tersebut melakukan perlawanan bersenjata bersama kelompoknya. Karena itu, prajurit TNI melakukan tindakan tegas dan terukur.
Dalam kontak tembak tersebut, Mayer Wenda dinyatakan tewas di tempat bersama satu orang lainnya yang diduga adiknya bernama Dani Wenda. Kedua jenazah telah dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh petugas terkait.
Dalam operasi itu, prajurit TNI turut mengamankan sejumlah barang bukti yang terdiri atas 1 pucuk senjata api jenis revolver, 24 butir amunisi, 2 KTP atas nama Dani Wenda dan Pemina Wenda, 2 telepon genggam, uang tunai sebesar Rp 65 ribu, dan 1 buah noken.
Keberhasilan TNI dalam operasi penindakan itu, kata Kristomei menunjukkan komitmen kuat institusi militer Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua, khususnya menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
”Namun demikian, di luar aspek penindakan, TNI tetap konsisten mengedepankan pendekatan teritorial yang humanis dan dialogis sebagai bagian dari upaya membangun stabilitas jangka panjang di Papua,” ujarnya.
Kristomei memastikan bahwa seluruh tindakan prajurit TNI dalam operasi tersebut dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. TNI terus memperkuat peran sebagai penjaga kedaulatan serta melindungi segenap masyarakat Indonesia di tanah Papua, melalui pendekatan humanis, dialogis dan berlandaskan peraturan perundang-undangan.
”TNI tetap menyambut dengan tangan terbuka apabila ada anggota OPM yang menyadari kekeliruannya dan ingin kembali ke pangkuan NKRI dan bersama-sama membangun Papua demi masa depan masyarakat Papua yang lebih damai dan sejahtera,” tandasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
