Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 21.13 WIB

Penampakan Barang Bukti Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan, Termasuk Lakban Kuning dan Alat Kontrasepsi

Deretan barang bukti kematian diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan, dijejer di Gedug Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Selasa (29/7). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Deretan barang bukti kematian diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan, dijejer di Gedug Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Selasa (29/7). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Polda Metro Jaya bakal mengumumkan hasil penyelidikan kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, hari ini (29/7). Meski belum dimulai, sejumlah barang bukti sudah tampak di Aula Satya Haprabu, Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Termasuk lakban kuning dan alat kontrasepsi. 

Barang bukti tersebut dijejer di atas meja barang bukti. Selain lakban kuning dan alat kontrasepsi, ada telepon genggam, DVR Closed Circuit Television (CCTV), flashdisk, laptop, hingga peralatan mandi. Lakban kuning yang ditunjukkan adalah benda yang melilit wajah Daru saat ditemukan oleh penjaga tempat kos di bilangan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus). 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi sudah menjelaskan ihwal lakban kuning tersebut. Menurut dia, pihaknya sudah memeriksa rekan kerja dan istri Daru berkaitan dengan lakban kuning tersebut. Ade Ary menyebut, lakban kuning itu merupakan barang yang biasa digunakan oleh para pegawai Kemlu saat bepergian.

”Terkait dengan Lakban kuning, berdasarkan keterangan istri korban, bahwa lakban tersebut dibeli pada akhir bulan Juni di Toko Merah, Gedong Kuning, Jogjakarta. Lakban itu pun ada juga di rumah korban di Jogjakarta dan segera akan diserahkan kepada penyidik sebagai pembanding,” terang dia.

Sementara dari keterangan rekan kerja Daru, lakban kuning tersebut biasa dipakai oleh pegawai Kemlu yang bepergian ke luar negeri. Gunanya sebagai penanda barang bawaan seperti koper. Sehingga lebih mudah ditemukan karena warna lakban kuning itu menyala dan mencolok.

”Menurut keterangan rekan kerja ADP, bahwa lakban tersebut biasa digunakan pegawai kemenlu yg berpergian keluar negeri, guna mempermudah mencari barang saat di bandara, mengingat fungsinya sebagai penanda,” ujarnya.

Jenazah Arya Daru Pangayunan pertama kali ditemukan pada Selasa pagi (8/7). Dia ditemukan dalam keadaan kepala terlilit lakban kuning. Di balik lakban kuning tersebut juga ada plastik yang menutup kepala Daru. Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, Daru sempat bepergian ke salah satu pusat perbelanjaan dan berdiam diri di rooftop Gedung Kemlu selama nyaris 1,5 jam.  

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore