
Ilustrasi kejahatan siber berupa scam sedang marak mengintai korban di Indonesia. (KWCH)
JawaPos.com - Viral di media sosial, staf media pribadi Presiden Prabowo Subianto, Kani Dwi Haryani melabrak seorang wanita yang diduga melakukan penipuan. Kani diduga menjadi korban love scaming yang mengakibatkan kerugian hingga Rp 48 juta.
Kani mendatangi rumah pelaku, Marpuah alias MR, 21, yang berlokasi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Pasalnya, Marpuah menipu Kani dengan berpura-pura menyamar menjadi seorang pria, bernama Febrian Alaydrus dengan profesi sebagai Pilot Garuda.
"Sekarang saya sedang berada di rumah yang ngaku namanya Cipa, tapi sebenarnya namanya Marpuah dan ngaku-ngaku saudara Febrian Alaydrus," kata Kani dalam video yang beredar di media sosial, Kamis (19/6).
"Saya mau introgasi dan mendatangi langsung rumahnya," sambungnya.
Kani lantas melabrak Marpuah yang masih berada di dalam rumah. Kani tak kuasa menahan marah dan menanyakan sosok Febrian kepada Marpuah.
"Coba Febrian itu siapa, aku mau tau Febrian itu siapa?," tegas Kani.
"Febrian yang itu pilot Garuda," timpal Marpuah.
Kani mengaku sudah mendatangi rumah yang disebut-sebut milik Febrian. Namun, rumah itu ternyata milik seorang pengusaha emas di Pasar Rangkasbitung.
"Nggak ada, udah cari tahu itu bukan rumah Febrian, itu punya Haji Juli, toko emas yang ada di Pasar Rangkas," cetus Kani.
"Febrian aku cek pake nomor polisi dia nggak ada disini. Rumahnya nggak disitu, Cipa, nggak tau nama asli kamu siapa," tambahnya.
Lebih lanjut, Kani mengaku ditipu oleh Marpuah, dengan mengaku sebagai mantan pilot Garuda Indonesia yang kini telah berpindah ke maskapai United Emirates Arab. Kani mengaku mengalami kerugian uang sebesar Rp 48 juta.
"Total kerugian Rp 48 juta. Tapi Rp 20 juta-nya itu di transfer balik pasca aku grebek dan investigasi pribadi ke rumah Marpuah. Jadi masih sisa Rp 28 juta di Marpuah," ujar Kani.
Kani mengaku keluarga korban menegosiasi agar Marpuah tidak dilaporkan ke Polisi. Hal itu dengan mengembalikan uang Rp 28 juta.
"Aku memilih tidak mengambil sisa uang Rp 28 juta itu, dan tetap pada pendirian untuk memproses pelaporan ke Cyber Polda Banten agar tidak ada korban yang terjerat lagi," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
