
Dari kiri Politikus Fahri Hamzah, Politikus Zulfan Lindan, Pengamat Politik Rocky Gerung dan Aktivis 98 Budiman Sudjadmiko saat berdialog di Menara Kuningan, Jakarta, Rabu (20/9/2023). Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan menggelar acara Student Voice Sem
JawaPos.com - Rocky Gerung lahir di Kampung Rambunan, Sonder, Minahasa, Sulawesi Utara. Nama ayahnya Opa Zet. Dari data profil, umur Rocky sudah 64 tahun.
Seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Grup), Rocky Gerung lahir pada 20 Januari 1959. Dia tinggal di Manado sejak kecil sampai usia SMP, lalu pindah ke Jakarta sejak SMA. Dia mulai kuliah di jurusan Hubungan Internasional di Universitas Indonesia.
Namun ia tidak menyelesaikannya dan justru memilih masuk jurusan Ilmu Filsafat yang saat itu masih tergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial hingga lulus sebagai sarjana.
Karena kepiawaiannya dalam beretorika, Rocky Gerung pun dimintai tolong untuk mengajar di jurusannya dahulu yang kini sudah tergabung dalam Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya.
Ia menjadi dosen tidak tetap. Dirinya pun akhirnya harus berhenti mengajar karena adanya Undang-Undang No.14 Tahun 2005.
Dalam Undang-Undang tersebut syarat seorang dosen haruslah miminal mempunyai gelar magister, sedangkan dirinya hanyalah menyandang gelar sarjana.
Publik pun semakin yakin dengan kompetensi Rocky Gerung disaat ia menjadi dosen pembimbing pascasarjana dari artis Dian Sastrowardoyo.
Rocky juga mendirikan sebuah organisasi yang bernama SETARA Institute yang berfokus pada isu-isu kesetaraan keberagaman dan HAM.
Diberitakan sebelumnya, sekitar bulan Juli yang lalu, Polri menerima 24 laporan polisi terhadap Rocky Gerung. Beberapa diterima oleh Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong atau yang dianggap menghina Jokowi.
Salah satu pelapor itu adalah politisi PDIP, Ferdinand Hutahaean dengan laporan nomor LP/B/4465/VIII/2023/Polda Metro Jaya pada tanggal 1 Agustus 2023.
Atas laporannya itu, Rocky disangkakan Pasal 28 Juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 ITE, Pasal 156 dan Pasal 160 KUHP serta Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1956.
Kemudian pada hari Senin (30/10), Bareskrim Polri menginformasikan, bahwa status perkara dugaan penyebaran berita bohong Rocky Gerung telah dinaikkan ke tahap penyidikan, artinya sudah ditemukan unsur pidana.
“Saudara RG sebagai terlapor saat ini tentu saja akan secara formil kita panggil lagi, setelah penyidik mengumpulkan hasil-hasil penyidikan saksi-saksi, itu akan kita panggil saudara RG,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani.
Hal itu disampaikan Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan pada Senin (30/10). Namun ia tak merinci tanggal berapa Rocky Gerung akan kembali dipanggil.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
