
Ilustrasi driver ojol
JawaPos.com- Seorang driver ojol bernama Mas Pim viral di media sosial usai menceritakan kisahnya mendapat penumpang gay dan dilecehkan selama perjalanan. Cerita ini diunggah di Twitter pribadinya @maspimen dikutip pada Jumat (28/7).
“Kalau boleh memilih, gue lebih memilih penumpang wanita aja. Bukan apa-apa, biar ada jaminan kalau penumpang gue bukan homo,” ungkap Mas Pim
Mas Pim mengaku sering mendapatkan pelecehan seksual seperti ini, namun kali ini ia sudah geram dengan tingkah customernya.
“Gue sering banget ngalamin, apa karena gue ngebid di tengah kota Jakarta yang begitu?” ah gue ga masalahin orientasi seks lu apaan, tapi plis jangan jahat dan nyasar ke driver. Stop fantasi lu, kami lagi kerja,” lanjutnya.
Selama perjalanan, ia mengaku customernya meraba bagian alat vitalnya hingga akhirnya ia menurunkan customernya di tengah perjalanan.
“Gue sempet berhenti, gue turunin pas lampu merah Tanah Abang. Gue kasih opsi, kalau tetep kaya gitu atau ma uke polsek gambir sama temen-temen ojol gue apa mau tetep gue anterin ke stasiun Tanah Abang?”
Atas kejadian ini, Mas pim juga menyayangkan fitur aplikasi Gojek belum menyediakan aduan pelecehan seksual di halaman penilaian driver.
“lucunya gojek ga nyediain alasan pelecehan seksual di halaman driver,” ungkap Mas Pim.
Postingan ini ramai dikomentari rekan sesama ojol, banyak dari mereka yang juga mengungkapkan keresahannya mendapatkan pelecehan seksual oleh customer Gay.
“Gue pernah ngerasain bang, dari stasiun Tanah Abang ke Plaza Galeo, pertama dia ngeraba paha gue tapi makin didiemin diam makin maju. Langsung gue turunin gue maki-maki,” ungkap @cumakangojek
“Astaga masih ada yang kaya gini, dulu saya juga pernah bang sampai selesai saya kasih bintang satu saking takutnya kalau dia ngejar,” cuit @agu
Cerita ini direspon baik oleh pihak Gojek, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada driver ojol yang telah menyuarakan kejadian yang dialaminya. Pihak Gojek juga akan menindak tegas segala bentuk kekerasan seksual yang mengganggu kenyamanan di ekosistem Gojek termasuk pelanggan kepada mitra driver Gojek.
“Gojek akan memperlakukan sanksi pemblokiran akun pelanggan secara permanen dari seluruh layanan Gojek. Gojek juga siap membantu layananan investigasi lebih dalam dan memberikan bantuan kepada korban mulai dari Tindakan medis, pendampingan psikis maupun hukum,” ungkap @gojekindonesia pada komentar Thread yang dibagikan Mas Pim.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
