Driver ojol yang viral tolak siswi SMP karena berat badan akhirnya minta maaf langsung ke keluarga. (Instagram @rizkifatullah13)
JawaPos.com - Perselisihan antara pengemudi ojek online (ojol) Grab dengan keluarga siswi SMP di Ciputat akhirnya menemui titik terang. Driver yang sebelumnya viral karena menolak penumpang dengan alasan berat badan tersebut resmi mendatangi pihak keluarga untuk meminta maaf.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (26/2) ini menjadi babak akhir dari kegaduhan yang sempat memanas di media sosial. Sang driver tampak menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab atas kontennya yang dinilai menyudutkan fisik sang anak.
Driver Ojol Temui Keluarga dan Akui Kesalahan
Momen ini dibagikan oleh perwakilan keluarga melalui akun @rizkifatullah13. Dalam unggahan tersebut, terlihat sang driver menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan keluarga besar.
Pihak keluarga pun memberikan respons terbuka namun tetap memiliki batasan yang jelas.
"Halo teman-teman semua. Menindaklanjutin terkait video bapak driver ojol yang sedang viral. Kami (pihak keluarga) ingin menyampaikan bahwa driver sudah bertemu dengan kami dan meminta maaf secara langsung," kata @rizkifatullah13.
Syarat Mutlak: Hapus Konten dalam 1x24 Jam
Meski pintu maaf telah dibuka, pihak keluarga memberikan syarat berat. Mereka meminta seluruh jejak digital berupa video viral tersebut segera dibersihkan dari jagat maya guna menjaga psikologis sang anak.
Keluarga menegaskan akan ada konsekuensi hukum jika kesepakatan ini dilanggar.
"Kami mohon bantuannya untuk rekan-rekan media agar men-take down seluruh foto/video serta narasi yang beredar 1x24 jam. Karena masalah ini akan terus berlanjut jika masih terdapat video/foto/narasi yang beredar (sesuai kesepakatan antara pihak keluarga & bapak driver ojol)," jelasnya.
Awal Mula Viral: Alasan Kerusakan Motor vs Etika
Sebelumnya, pengemudi akun @ojolfakesgps ini memicu kemarahan netizen setelah mengunggah video penolakan terhadap seorang siswi SMP. Dalam video tersebut, ia menolak mengantar karena kondisi fisik penumpang yang besar.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
