Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Juli 2023 | 17.34 WIB

Mario Dandy Jadikan Membaiknya Kondisi Fisik David untuk Ringankan Hukuman, Mellisa: Strategi Tidak Beradab

 

Terdakwa Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (11/7/2023). Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan saksi Ahli hukum pidana, Ahmad Sofian menceritakan bagaimana kondisi Dav

 
JawaPos.com - Pengacara Cristalino David Ozora, Mellisa Anggraini mengkritik keras kubu Mario Dandy Satriyo yang menjadikan kondisi David sebagai celah meringankan hukuman. Terdakwa beranggapan bahwa David sudah sehat dan bisa beraktivitas normal.
 
"Kami sudah membaca ini sebagai strategi pembelaan. Tetapi strategi pembelaan ini adalah memanfaatkan kondisi David. Ini strategi pembelaan yang paling nggak beradab," kata Mellisa kepada wartawan, Rabu (19/7).
 
Mellisa menjelaskan, kubu Mario Dandy hanya melihat kondisi fisik David yang sudah mulai beraktivitas. Namun, tidak memahami kondisi mental, psikis, dan turunnya fungsi otak.
 
"Bahwa yang mengetahui selain dokter bagaimana perubahan David, before dan after kejadian ini, adalah keluarga terdekat. Bagaimana David secara perilaku, nanti dokter pada hari Kamis akan menjelaskan," ucapnya.
 
Diketahui, Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan didakwa melakukan dan atau turut serta melakukan penganiayaan berat dalam kasus penganiayaan Cristalino David Ozora. Penganiayaan yang dilakukan oleh Dandy pun disebut sudah direncanakan.
 
"Terdakwa Mario Dandy Satriyo alias Dandy beserta Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan alias Shane dan anak AG turut serta melakukan kejahatan penganiayaan berat yang dilakukan dengan terencana," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/6).
 
Kasus ini bermula dari hubungan asmara antara David dengan AG yang berakhir pada akhir 2022. Setelah itu AG menjalin asmara dengan Dandy pada 11 Januari 2023. Namun, meski telah berpisah, David dan AG masih menjalin komunikasi. Bahkan sempat pergi bersama dan disebut melakukan tindakan asusila.
 
Informasi ini pun sampai ke telingan Dandy dari mantan pacarnya Anastasia Pretya Amanda saat bertemu disebuah bar kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dandy pun emosi mendengarnya. Dia berusaha mengkonfirmasi ke David, namun David membantahnya. Begitu pula saat mengkonfirmasi kepada AG, tidak ada jawaban yang diterima Dandy. Membuatnya semakin emosi.
 
Puncak perseteruan ini terjadi pada 20 Februari 2023. Dandy mengajak Shane untuk melakukan penganiayaan kepada David. Saat itu pertemuan terjadi dibantu oleh AG yang menghubungi David ingin mengembalikan kartu pelajar. Ketiga orang ini lalu menemui David di rumah kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Di lokasi tersebut kemudian David dianiaya oleh Dandy.
 
 
Mario Dandy didakwa melanggar Pasal 355 ayat (1) KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP subsider Pasal 353 ayat (2) KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP atau kedua pasal 76 C juncto pasal 50 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak jucto pasal 55 ayat (1) KUHP.
 
 
 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore