
Aparat kepolisian melakukan olah TKP setelah terjadi insiden penembakan di Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5).
JawaPos.com - Pihak Kepolisian membantah pelaku penembakan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat alami gangguan jiwa. Sebaliknya pelaku merupakan mantan narapidana.
Pengakuan Mustopa pelaku penembakan di gedung MUI Pusat ini hanyalah akal-akalan semata demi menghindari jeratan hukum.
“Apakah yang bersangkutan termasuk mengalami gangguan jiwa? Tapi kok gangguan jiwa kok disidang dan divonis?,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5).
Dengan akal-akalan pelaku seperti itu, satu per satu kebohongan Mustopa mulai terungkap. Salah satunya, diketahuinya pelaku merupakan seorang residivis dengan kasus pengrusakan. Bahkan pada saat itu, pelaku divonis penjara selama 3 bulan.
“Tahun 2016, pelaku pernah divonis hakim dalam perkara pengerusakan. Vonisnya 3 bulan penjara,” ujarnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Rabu (3/5).
Meski begitu, Hengki akui pihaknya terus mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap motif pelaku seutuhnya, apakah yang bersangkutan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait lainnya.
“Penyidik Ditreskrimum Polda Metro mendalami dengan Polda Lampung secara komprehensif sebenarnya, apa latar belakang psikologis, perilaku untuk ketahui motif yang sebenarnya,” tegasnya.
Sebelumnya, penembakan yang dilakukan pelaku terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Selasa (2/5). Dalam gambar yang beredar di media sosial, terlihat kaca gedung MUI pecah dan berserakan.
Dilampirkan pula gambar senjata dan karyawan MUI Pusat yang menjadi korban dalam peristiwa penembakan tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
