
Photo
JawaPos.com - Iqilima Kim mengaku menjadi korban pelecehan seksual dari pengacara Hotman Paris Hutapea. Mantan asisten pribadi (aspri) Hotman itu mengatakan, dirinya sangat berhati-hati untuk membuka hal ini ke publik, karena dia sadar hal ini bisa menjadi ancaman bagi dirinya sendiri.
Iqlima Kim akhirnya memutuskan membuka hal ini ke publik setelah mendapatkan keyakinan dirinya dan kuasa hukumnya telah mengantongi bukti-bukti kuat yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.
’’Tentunya, kalau bukti-bukti tidak kuat kita tidak akan sampai di titik ini. Kita sudah pelajari bukti-bukti ini semuanya. Kita di sini masih punya hati sebagai manusia memberikan jangka waktu,” kata Iqlima dalam jumpa pers di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Iqilima meminta kasus yang membelitnya ini tidak dikaitkan dengan permasalahan pengacaranya, Razman Arif Nasution, dengan Hotman Paris. Dia meminta bantuan hukum ke Razman murni untuk meminta keadilan atas apa yang diduga telah dilakukan Hotman.
Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum ikut berang atas pengakuan Iqilima kepada dirinya. Apalagi Hotman Paris, menurutnya, kerap membuat caption melalui akun media sosial terkait aspri yang mendampinginya. ’’Arahnya diduga mengarah ke Iqlima. Yang benar dia yang merendahkan martabat Iqlima. Tapi Iqlima masih menahan diri. Setelah dipertimbangkan dia nggak kuat. Keluarga nanya, makanya dia memilih saya sebagai pengacaranya,” jelas Razman.
Razman Arif Nasution juga mengatakan, komentar netizen terhadap Iqlima pedas gara-gara hal itu. Iqilima pun terluka berkali-kali. ’’Dia sakit hati, sudah dibegitukan, dikomentari netizen, dibiarkan, dan malah menjadi-jadi Hotman. Kan namanya lempar batu sembunyi tangan ini,” katanya.
Iqlima Kim dan pengacaranya menyampaikan, dugaan pelecehan seksual yang diterima dalam bentuk verbal dan nonverbal. Namun mereka masih enggan membongkar hal ini secara gamblang karena masih dalam proses somasi selama 7X24 jam.
Yang pasti, kejadian tak mengenakkan tersebut dialami Iqlima di dalam mobil Lexus milik Hotman. Kejadian dugaan pelecehan seksual terjadi sekitar Februari 2022. Menurut Iqlima dan pengacaranya, pelecehan seksual sebenarnya beberapa kali terjadi. ’’Semua bukti sudah diserahkan ke pengacara. Saya minta untuk tidak diungkap ke publik. Cukup untuk ke pihak berwajib saja,” kata Iqlima Kim.
Hotman sendiri dengan tegas membantah dirinya melakukan pelecehan seksual. Sebagai pengacara yang mengerti hukum, dia mengaku tidak mungkin melakukan hal seperti itu. Menurut Hotman, apa yang dilakukan Iqlima Kim bagian dari pansos. ’’Bagi saya tudingan pelecehan itu fitnah dan pansos. Tunggu saja nanti, saya akan laporkan dia dan pengacaranya ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik,” tegas Hotman. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
