
Photo
JawaPos.com - Kasus ibu menggorok leher anaknya di Brebes, Jawa Tengah, memicu rasa pilu di hati masyarakat. Satu dari 3 anaknya, meninggal setelah digorok sang ibunda. Kejadian itu sempat menghebohkan warga.
Dari sisi kacamata psikologi, tentu ada masalah dalam perilaku dan kejiwaan si ibu, sampai tega menggorok leher anaknya. Alasan pelaku agar anaknya tak merasakan sakit atau susah lagi selama di dunia, sementara suaminya menganggur. Apa sebetulnya yang terjadi pada pelaku?
Polisi menduga pelaku mengalami depresi dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan. Apa yang dimaksud dengan depresi?
Psikolog Anak dan Remaja dari Universitas Indonesia (UI) Vera Itabiliana Hadiwidjojo, mengatakan depresi yang jelas ditandai dengan keinginan untuk mengakhiri hidup sendiri. Untuk kasus ini, belum dipastikan ini depresi atau bentuk gangguan lainnya karena masih dalam penyelidikan. “Yang jelas ini termasuk gangguan kejiwaan yang berat,” tegas Vera kepada JawaPos.com, Rabu (23/3).
“Yang jelas akal sehat sudah terganggu sehingga sulit untuk memutuskan solusi mana yang tepat untuk keluar dari masalahnya,” tambahnya.
Apa saja gejala depresi?
Depresi selain ada keinginan bunuh diri juga disertai antara lain dengan perilaku menarik diri dari lingkungan. Kehilangan minat terhadap aktivitas yang dulu disukai. Sulit mengurus diri sendiri termasuk masalah makan, mandi.
“Kalau mendengar bisikan dan semacamnya bisa dikaitkan dengan bentuk gangguan jiwa lainnya yang ada ciri halusinasi atau delusi,” kata Vera.
Bagaimana menolong seseorang yang depresi?
Dalam menghadapi masalah rumah tangga, kekompakan dengan pasangan juga menentukan karena tantangan kadang tidak bisa diperkirakan apa bentuknya. Jadi persiapkan kebiasaan komunikasi yang baik, pembagian peran, saling support.
Jika seseorang menunjukkan gejala depresi, Vera menyarankan agar segera membawa ke ahlinya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Jika memang sudah ada tanda-tanda, bisa langsung ke psikiater atau psikolog.
Seseorang yang depresi juga memerlukan support system. Salah satunya dari tetangga, suami, hingga keluarga besar. “Memberi pendampingan untuk memenuhi apa yang dibutuhkan sang ibu atau (sosok ibu yang mengalami depresi). Misalnya membantu bergantian menjaga anak agar ibu bisa beristirahat,” katanya.
“Peduli adalah langkah terpenting terutama dr tetangga yg seringkali menjadi orang terdekat yang bisa lebih cepat memberikan bantuan. Tidak menghakimi atau menyalahkan atau memojokkan ibu juga adalah bentuk support,” tutup Vera.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
