
Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. (Istimewa)
JawaPos.com - Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti merupakan mantan Kasat Narkoba Polres Bogor. Saat bertugas di Bogor, Yuni tabrakan dengan anak di bawah umur hingga tewas.
Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi merupakan Kapolsek Astana Anyar di Kota Bandung yang ditangkap Propam Polda Jabar bersama 11 anggotanya karena pesta narkoba. Kapolsek beserta belasan oknum anggota Polsek Astana Anyar diamankan Propam Polda Jabar di satu hotel di Kota Bandung, Selasa (16/2) karena terlibat pesta narkoba.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago membenarkan informasi yang beredar tersebut. “Yang jelas memang ada anggota Polsek Astana Anyar yang diamankan terkait diduga menyalahgunakan narkoba,” ujar Erdi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Rabu (17/2).
Dari penangkapan itu, Propam Polda kemudian melakukan tes urine pada mereka yang dicurigai. Dan hasilnya, belasan polisi ini positif urine atau sabu-sabu. “Totalnya ada 12 anggota. Termasuk termasuk Kapolsek Astana Anyar. Soal apakah semuanya anggota Polsek Astana Anyar sedang didalami,” ucap Erdi.
Berdasarkan data Pojoksatu.id, Kompol Yuni pernah menjabat Kasat Narkoba Polres Bogor pada periode 2016 lalu. Saat Kasat Narkoba ini, Kompol Yuni pernah menabrak anak-anak hingga tewas. Dari dokumen Pojoksatu.id, upaya damai saat itu sudah dilaksanakan.
Namun upaya damai kasus kecelakaan maut yang menewaskan Rizki, 13, dengan Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Yuni Purwanti Kusuma Dewi, rupanya tidak menghentikan proses hukumnya. Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto memastikan jika salah satu anak buahnya yang terlibat dalam kecelakaan di Jalan Tegar Beriman, Cibinong itu segera menjalani pemeriksaan. “Penyelidikan tetap dilakukan,” ujarnya kepada Radar Bogor (Group Pojoksatu.id).
Menurutnya, pemeriksaan untuk pembuktian penyebab pemeriksaan untuk pembuktian penyebab tewasnya pelajar SD itu. “Dari hasil pemeriksan akan diketahui hasilnya apakah terbukti bersalah atau tidak,” ucapnya saat 2016 itu.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=o3qJyT3Yjpc

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
