Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Desember 2020 | 01.03 WIB

Kabareskrim Pastikan Profesional Usut Tewasnya 6 Simpatisan FPI

Kabareskrim Polri Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat serah terima jabatan Kabareskrim di Mabes Polri Jakarta, Senin (16/12/2019). Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo diangkat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal menggantikan pejabat - Image

Kabareskrim Polri Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat serah terima jabatan Kabareskrim di Mabes Polri Jakarta, Senin (16/12/2019). Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo diangkat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal menggantikan pejabat

JawaPos.com - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, memastikan pihaknya profesional dalam melakukan rekonstruksi terkait tewasnya enam laskar khusus pengawal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Menurut Listyo, dalam mengusut kasus ini, pihaknya dikawal oleh pihak eksternal dalam hal ini Komnas HAM.

"Kami selalu berusaha untuk profesional transparan dan objektif dengan selalu melibatkan rekan-rekan dari media, rekan-rekan dari pengawas eksternal dalam hal ini kami mengundang Komnas HAM, Amnesti Internasional, KontraS, Imparsial dan juga Kompolnas," kata Listyo di Gedung Bareskrim Polri, Selasa (15/12).

Polri sendiri telah melakukan rekonstruksi terkait peristiwa tewasnya enam anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek pada Minggu (13/12) malam. Jenderal polisi bintang tiga ini memastikan membuka ruang untuk masyarakat apabila mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut.

"Kami selalu membuka ruang apabila ada informaai baru atau saksi-saksi baru yang memahami atau mengetahui peristiwa yang terjdi untuk kami periksa dan jadi tambahan di dalam melengkapi penyidikan kami," ujar Listyo. Listyo menyatakan, akan selalu memberikan informasi terbaru kepada masyarakat mengenai perkembangan kasus tersebut.

"Kami akan terus jaga transparasi, menjaga profesioanalisme dan tentunya di dalam setiap perkembanganya akan kita rilis pada saat penyidikannya yang nanti sudah menjadi jauh lebih lengkap," cetus Listyo.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Karawang menggelar rekonstruksi di empat titik terkait dengam kasus penyerangan Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek. dalam empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) setidaknya digelar 58 adegan rekonstruksi.

"Dalam proses rekonstruksi malam ini setidaknya ada 58 adegan rekonstruksi," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangannya, Senin (14/12).

Argo merinci, pada TKP pertama tepatnya di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional, setidaknya ada sembilan adegan. Sementara lokasi kedua yakni, selepas bundaran Jalan Karawang Internasional hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek ke Rest Area KM 50 ada empat adegan.

Baca juga: Usut Penembakan 6 Anggota FPI, Jokowi Didesak Bentuk Tim Independen

Sedangkan di Rest Area KM 50 yang menjadi TKP ketiga penyidik melakukan adegan rekonstruksi sebanyak 31. TKP terakhir yakni, Tol Japek selepas Rest Area KM 50 hingga KM 51, penyidik memperagakan 14 adegan. Argo menambahkan, rekonstruksi yang digelar secara transparan ke masyarakat ini setidaknya menghadirkan saksi sebanyak 28 orang. Bahkan, empat diantaranya merupakan polisi yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut.

"Jumlah saksi yang dihadirkan malam ini ada 28 orang. Saksi korban ada empat," pungkas Argo.

Untuk diketahui, terjadi bentrokan antara polisi dan laskar pengawal Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12) pukul 00.30 WIB. Dalam insiden itu, polisi menembak mati enam orang laskar FPI. Kronologi peristiwa ini simpang siur. Menurut keterangan polisi, anggota Polri terpaksa menembak laskar FPI karena mendapat perlawanan dengan senjata api dan senjata tajam. Karena itu, polisi terpaksa melumpuhkan enam simpatisan FPI. Sedangkan, menurut pihak FPI, keterangan polisi itu tidak benar. Tetapi para simpatisan FPI yang diserang polisi dan membantah terkait kepemilikan senjata api.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=fhCNYLKndug

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore