Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 November 2020, 23.26 WIB

Soal Teror MIT di Sulteng, LPSK Siapkan Tim Khusus

Batas akhir bagi kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora menyerahkan diri telah habis hari ini, Senin (29/1) - Image

Batas akhir bagi kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora menyerahkan diri telah habis hari ini, Senin (29/1)

JawaPos.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan menugaskan tim guna melakukan proses perlindungan dan pemberian hak-hak saksi dan korban terorisme di Lewono Lembantongoa, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah yang terjadi pada Jumat (27/11). Hal ini langkah responsif LPSK atas peristiwa tersebut.

"Tim akan mengidentifikasi guna proses pemenuhan hak korban atau keluarga korban. Ada layanan yang diberikan sesaat setelah terjadinya tindak pidana terorisme seperti bantuan medis. Tim juga perlu mendalami saksi atau korban guna kepentingan perlindungan dalam proses peradilan" kata Wakil Ketua LPSK, Achmadi dalam keterangannya, Minggu (29/11).

Achmadi menyampaikan, pihaknya terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Polda Sulteng dan pihak terkait untuk kepentingan perlindungan dan proses layanan bantuan korban seperti bantuan medis, rehabilitasi psikologis, psikososial dan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia.

"Serta juga melakukan penilaian guna pemberian kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku," ucap Achmadi.


Tim LPSK, sambung Achmadi, rencananya akan dikirimkan pada Senin (30/11) mendatang, untuk melakukan penelaahan terhadap kondisi dan kebutuhan korban.

"Jika kebutuhan bantuan medis mendesak, LPSK bisa menerbitkan guarantee letter sebagai jaminan atas biaya penanganan medis bagi korban tindak pidana terorisme tersebut", pungkas Achmadi.

Sebelumnya, empat orang warga Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dibunuh oleh kelompok teroris pimpinan Ali Kalora. Tujuh rumah dibakar, salah satunya yang biasa dijadikan tempat ibadah umat Nasrani.

Polri menduga, pembunuhan terhadap empat orang di Dusun Lima Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11), diduga dilakukan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, terungkapnya peristiwa itu bermula saat anggota Polsek Palolo pada Jumat (27/11) pukul 10.30 wita, menerima informasi dari masyarakat ada salah satu warga Dusun Lima Lewonu yang dibunuh secara kejam. Selain itu, beberapa rumah dibakar oleh orang tidak dikenal.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore