
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (tengah) bersama Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (kanan) dan Kabinda Papua Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon (kiri). Evarianus Supar/Antara
JawaPos.com–Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui anggotanya kesulitan datang ke Hipadipa untuk melakukan olah TKP. Sebab, wilayah itu sudah dikuasai kelompok kriminal bersenjata (KKB).
”Anggota kesulitan menuju distrik tersebut karena selain sudah dikuasai KKB, jalan menuju wilayah itu hanya satu jalan yang ditempuh sekitar delapan jam dari Sugapa,” ujar Paulus Waterpauw seperti dilansir dari Antara.
Karena itu, pihaknya akan meminta bantuan satuan tugas (satgas) di Intan Jaya untuk mengamankan perjalanan dan proses olah TKP. Menurut Waterpauw, tanpa melakukan olah TKP, polisi tidak bisa menyelidiki kasus tersebut walaupun sudah ada keterangan dari para saksi.
”Olah TKP harus dilakukan untuk mengetahui posisi sebetulnya saat korban pertama kali ditemukan serta investigasi lainnya guna mengungkap kasus tersebut,” ujar Paulus Waterpauw.
Namun, dengan kondisi yang ada di lapangan saat ini, pihaknya akan meminta bantuan satuan tugas yang bertugas di wilayah ini untuk membantu mengamankan personel ke lokasi dan saat melakukan olah TKP. Berdasar laporan, saat ini KKB berada di sekitar Sugapa.
”Dari laporan yang diterima beberapa kelompok lainnya sedang menuju wilayah Kabupaten Intan Jaya dan berencana melakukan perang terbuka dengan TNI-Polri,” ujar Paulus Waterpauw.
Dia menjelaskan, kekuatan kelompok bersenjata yang saat ini dipimpin Sebinus Waker berjumlah sekitar 50 orang dengan jumlah senjata sebanyak 17 pucuk yang merupakan hasil rampasan dari TNI-Polri. ”Sebinus Waker wakil dari Ayub Waker tewas ditembak di Kali Kopi,” kata Paulus Waterpauw.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=avpwZE63nD8

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
