Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Oktober 2018 | 17.46 WIB

Era Post-truth dan Pemolisian Jempol

Photo - Image

Photo


Tesis dari hoax atau kebohongan informasi yang ditemukan dalam dinamika wacana di Indonesia selalu terkait dengan pembodohan atau pengacauan nalar publik oleh kelompok yang memiliki kepentingan politik, yang dilakukan secara terencana melalui media sosial virtual.


Karena itu, pemolisian yang berlaku preemptive memiliki peran yang sangat vital selain kuratif penegakan hukum. Upaya dalam penanggulangan kejahatan preemptive menanamkan nilai/norma yang baik. Dengan begitu, nilai/norma tersebut terinternalisasi dalam diri seseorang. Upaya itu dikenal sebagai pemolisian masyarakat (polmas). Urgensi adaptasi polmas dalam penanggulangan kejahatan di era post-truth harus dilakukan mulai dari 'jempol para netizen'. (*)



*Ahrie Sonta 


Komisaris Polisi, Perwira Menengah Polda Metro Jaya, Doktor Ilmu Kepolisian

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore