
Ketua KPK Agus Rahardjo saat menghadiri rapat kerja di DPR. Agus kini sedang dihadapkan dengan polemik internal pegawai lembaganya.
JawaPos.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menjelaskan, maksud perkataannya yang menyebut agar orang luar tak perlu ikut campur dengan lembaganya. Ini menyusul gejolak internal yang terjadi di internal lembaganya.
"Kalau kamu punya rumah tangga, masa urusan rumah tangga dibeberkan ke luar? tidak semuanya bisa dibuka. Jadi ya lebih baik diselesaikan di dalam, secara baik-baik," beber Agus di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (17/8).
Dia juga menyebut polemik itu tak perlu di buka di depan publik. Karena justru masih banyak yang lebih penting untuk dibuka ke luar. Contohnya, seperti jenjang karier seseorang.
"Keterbukaan itu dalam hal tertentu, profesi, meniti jenjang karir itu memang harus terbuka," ujarnya.
Sebelumnya, Agus masih enggan berkomentar banyak terkait isu rotasi jabatan di kalangan internal KPK. Dia menegaskan orang di luar lembaga antirasuah ini tidak perlu ikut campur terkait polemik tersebut.
"Ini urusan internal, jadi sebaiknya orang-orang luar nggak boleh ikut campurlah," ungkapnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).
Agus mengaku dirinya bersama pimpinan memang sudah melakukan pertemuan sekali dengan pegawai KPK dan sudah menjelaskan alasan keputusan rotasi pejabat internal. Namun, dia mengaku belum tau apa menerima atau tidak keputusan tersebut.
"Enggak tahu tanggapan mereka, karena saya sudah ketemu sekali dengan seluruh pimpinan dan terserah mereka," imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
