
KPK perlihatkan barang bukti dalam kasus dirhen hubla
JawaPos.com - Jelang Pilkada Serentak 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat masif melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di sejumlah daerah. Bahkan, saat ini sudah lima kepala daerah diciduk oleh lembaga antirasuah tersebut.
Pakar hukum Universitas Trisakti, Abdul Fikchar Hadjar menilai, kepala daerah di Indonesia terbilang miskin. Sebab, tingginya biaya politik untuk mengikuti kontestasi Pilkada membuat kepala daerah mencari dana melalui jalur proyek di daerahnya.
"Peserta calon bupati miskin-miskin nggak punya uang," kata Fikchar saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (14/2).
Menurut Fikchar, saat menjadi kepala daerah, para bupati mencari cara agar memperkaya diri sendiri dan maju sebagai calon gubernur di wilayahnya. Salah satunya melalui korupsi.
"Jadi satu-satunya cara, ya korupsi," jelasnya.
Terbaru, setelah menangkap Bupati Subang, Jawa Barat, KPK baru saja menggelar OTT terhadap Bupati Lampung Tengah Mustafa.
"11 orang diamankan, termasuk Bupati Lampung Tengah berinisial M," terang sumber JawaPos.com, di Jakarta, Rabu (14/2) malam.
Mustafa juga merupakan calon gubernur Lampung dalam pilkada 2018. Bupati ini diusung tiga partai yaitu Nasdem, PKS dan Hanura.
Adapun para pihak yang diciduk selain sang bupati antara lain T, A, A I ,A, Z, I, K, E, dan E. Saat ini para pihak yang diamankan sebagian besar telah sampai di Gedung KPK sejak Rabu (14/2) malam.
Mereka tengah menjalani pemeriksaan intensif guna ditentukan status hukumnya dalam waktu 1x24 jam.
"Sudah di lantai 2 delapan orang (ruang penyidikan), tiga orang tengah dalam perjalanan," imbuh sumber tersebut.
Terpisah ketika dikonfirmasi perihal adanya penangkapan tersebut, Sejumlah pimpinan KPK belum mau merespon. demikian juga dengan juru bicara KPK Febri Diansyah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
