
Ketua DPR Setya Novanto sudah mangkir sebanyak dua kali dari panggilan KPK.
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa menentukan apakah akan memanggil kembali Novanto sebagai saksi di kasus korupsi e-KTP. Atau, akan melakukan penjemputan paksa bila dia mangkir lagi.
Kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pihaknya saat ini ingin mempelajari terlebih dahulu surat yang dikirimkan Kesekretariatan Jenderal dan Badan Keahlian DPR terkait ketidakhadiran Novanto pagi tadi.
"Apakah ada panggilan ketiga dan apakah ada ketentuan lain yang akan diterapkan (panggil paksa) kami tentu belum putuskan sampai saat ini. Kita pelajari lebih dulu surat dan dua respons yang disampaikan sejauh ini," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (6/11).
Namun kata Febri, ada aturan di Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) bahwa ada ketentuan terkait pemanggilan paksa bila pada panggilan ketiga, saksi tak juga hadir.
"Aturan ada di KUHAP ya, soal pemanggilan pertama pemanggilan kedua, atau pemanggilan berikutnya. Dan itu sudah diatur," sebutnya.
Akan tetapi menurut dia, sebagai warga negara yang baik apalagi penyelenggara negara, memiliki kewajiban hukum untuk hadir sebagai saksi jika diminta KPK.
"Jadi kita berharap para penyelenggara negara seharusnya memberikan contoh kepatuhan terhadap hukum," tegas mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.
Diakui Febri, memang ada kondisi-kondisi bisa menjadi alasan yang sah atau alasan yang patut untuk tidak hadir memenuhi panggilan penyidik. Nah, hal inilah yang akan dipelajari KPK nantinya.
"Apakah itu termasuk alasan yang sah, alasan yang patut, atau tidak," pungkas Febri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
