
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
JawaPos.com - Pemerintah saat ini terus berupaya menghentikan konflik kemanusiaan yang diduga dilakukan oleh militer Myanmar, terhadap ke etnis Rohingya.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, pihaknya akan bertemu dengan pihak kepolisian Myanmar untuk membicarakan masalah konflik kemanusiaan tersebut.
"Akan ada waktu bilateral rapat bertemu dengan Kepala Kepolisian Myanmar untuk mendiskusikan masalah Rohingya," ujar Tito saat ditemui dalam perhelatan Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (9/9).
Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengaku, dirinya bertemu dengan Kepala Kepolisian Myanmar itu pada saat Konferensi Asean National Police (Aseanapol) 2017 di Singapura.
"Jadi di pertemuan itu hari Selasa (12/9) nanti," katanya.
Lebih lanjut dia menambahkan, pihaknya mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah yang berupaya menghentikan konflik kemanusiaan itu. Bahkan dia berharap, langkah pemerintah didukung para duta besar negara tetangga. Sehingga berperan aktif menghentikan konflik kemanusiaan di Rohingya.
"Prinsip kepolisian mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
