
Photo
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lagi-lagi melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini lembaga yang dikepalai oleh Agus Rahardjo berhasil membekuk pejabat jaksa di Kejati Bengkulu berinisial HN dan oknum jaksa berinisial PP.
Menanggapi adanya penangkapan oknum jaksa nakal tersebut, koordinator lembaga Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman
mengaku kecewa, karena lagi-lagi jaksa tertangkap tangan melakukan tindak pidana korupsi.
"Artinya memang Kejaksaan Agung belum mampu melakukan reformasi diri," ujar Boyamin kepada JawaPos.com, Jumat (9/6).
Dengan adanya peristiwa ini, Boyamin meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kepada Jaksa Agung HM Prasetyo. Karena dinilai telah gagal melakukan revolusi mental terhadap para jaksa-jaksa.
"Prasetyo tidak mampu membuat lebih baik dan telah gagal. Jalan satu-satunya ya dicopot," katanya.
Untuk diketahui, sebelumnya tim Satgas Penindakan KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (9/6) dini hari. Perihal adanya kegiatan OTT terhadap oknum petinggi kejaksaan tersebut, salah satu sumber internal KPK membenarkannya. '' Ya betul (ada OTT di Bengkulu), '' kata sumber internal KPK kepada JawaPos.com di Jakarta Jumat (9/6) pagi. Hal senada juga dikatakan sumber internal lain.'' Infonya benar, '' ujar sumber yang biasa melakukan kegiatan penindakan ini.Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai motif
dugaan suap menyuap yang dilakukan oknum aparatur korps adhyaksa bersama pihak penyuapnya, sumber tersebut belum memberikan penjelasan secara detail, pasalnya menurutnya tim Satgas Penindakan masih melakukan kegiatan di wilayah tersebut. ''tim masih kerja, '' imbuh sumber tersebut.
Sementara tim lain mengatakan, jika OTT ini terkait penanganan sebuah penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan pihak Kejati Bengkulu.Sementara itu, dengan adanya kegiatan OTT di Bengkulu, maka dalam waktu dua bulan terakhir, total KPK sudah melakukan kegiatan penindakan OTT sebanyak tiga kali. Pertama OTT Pejabat Kemendes PDT dan Transmigrasi yang tertangkap tangan menyuap dua auditor BPK pada (26/5), kedua kasus suap DPRD Jatim yang dilakukan oleh sejumlah kepala dinas pada Senin (5/6), dan ketiga OTT oknum petinggi kejaksaan di Bengkulu pada Jumat (9/6) dini hari. (cr2/wnd/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
