
Dirjen Imigrasi Ronny Sompie
JawaPos.com - Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM tengah melakukan verifikasi data perempuan berpaspor Indonesia yang kabarnya baru saja ditangkap kepolisian Malaysia. Ini dilakukan menyusul pengumuman yang menyebutkan perempuan bernama Siti Aishah telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
"Saat ini sedang dilakukan verifikasi terlebih dahulu karena dalam pengumuman polisi Malaysia tidak menyampaikan copy paspornya," kata Kepala Bagian Humas Imigrasi Kemenkumham, Agung Sampurna saat dikonfirmasi, Kamis (16/2).
Sebelumnya, Polisi Malaysia sudah menangkap tersangka perempuan kedua yang dituduh melakukan pembunuhan kepada kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Yang mengejutkan, tersangka kedua disebut beridentitas paspor Indonesia. Namanya, Siti Aishah.
Dalam pernyataan resmi Jenderal Inspektoral Kepolisian Kerajaan Malaysia, mereka sudah menangkap tersangka kedua yang diduga terlibat dalam kematian seorang pria Korea pada 13 Februari 2017.
Tersangka kedua itu sesuai dengan rekaman CCTV yang diperoleh polisi. ”Dia ditangkap sendirian,” tulis pernyataan yang ditandatangani oleh Khalid Abu Bakar, Inspektur Jenderal Polisi Kepolisian Kerajaan Malaysia itu.
Disebutkan pula kalau tersangka berpaspor Indonesia dengan nama Siti Aishah. Tersangka lahir di Serang, Indonesia pada 1992. Ditambahkan, penyelidikan masih terus berlangsung dan tindakan selanjutnya terhadap tersangka akan dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Dikutip kantor berita Reuters, tersangka pertama hari ini akan dihadirkan ke pengadilan untuk dengar pendapat. Tersangka ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Di lokasi itulah, lelaki yang diduga kakak Kim Jong-un, Kim Jong-nam, terjatuh dan kemudian meninggal dunia saat akan dibawa ke rumah sakit.
Perempuan tersebut beridentitas Vietnam dan polisi sedang mencari tersangka lain. Penangkapan perempuan tersebut berkat cuplikan CCTV bandara. ”Namanya Doan Thi Huong, usianya 28 tahun,” tulis polisi dalam pernyataan resmi mereka.
Memang, pemerintah belum memberikan informasi resmi bahwa lelaki yang meninggal dunia itu adalah Kim Jong-nam yang berpergian dengan mengunakan nama Kim Chol. Namun, pemerintah Jorea Selatan meyakini itu adalah Jong-nam. Mata-mata negara bahkan mengatakan kalau Jong-nam diracun.
Korut juga belum memberikan komentar atas kematian tersebut. Tetapi pejabat dari kedutaan Korut di Malaysia sudah mengunjungi RS tempat mayat Jong-nam berada. (Put/jpg)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
