Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2017 | 20.19 WIB

Panglima TNI Buka Operasi Gaktib dan Yustisi POM 2017

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo - Image

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

JawaPos.com -  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memimpin upacara militer pembukaan gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Pom TNI Tahun 2017. Kegiatan ini dilaksanakan di Taxi Way Skadron Udara 17, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Upacara ini bertemakan 'Melalui Operasi Gaktib dan Yustisi TA 2017 Polisi Militer TNI bertekad meningkatkan disiplin, loyalitas, moralitas dan kepatuhan hukum guna mewujudkan TNI yang kuat, hebat, profesional dan dicintai rakyat', Jendral Gatot menyampaikan agar setiap prajurit dapat berbenah diri dalam operasi tersebut.

"Saat ini kita masih diwarnai keprihatinan akan tergerusnya nilai budaya luhur Indonesia dan dampak negatif secara langsung atau tidak langsung, dapat menggerus kepribadian prajurit yang mempengaruhi loyalitas, integritas, dan moralitas prajurit," ucap dia dalam amanatnya Kamis (26/1).

Dia juga berkata, Operasi Gaktib dan Yustisi 2017 itu dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Tentunya, itu memang bertujuan untuk menekan dan mencegah terjadinya pelanggaran serta perbuatan melawan hukum dari oknum TNI.

"Upaya membangun TNI hakikatnya sikap dan kode etik sebagaimana sumpah kode etik dan sapta marga. Ini sangat dibutuhkan agar memberi dampak positif pada sikap dan perilaku prajurit. Ini agar TNI bebas dari pelanggaran seperti judi, miras, narkoba, pelanggaran lalu lintas, pengedaran uang palsu, pungli," jelas dia.

Gatot pun menyematkan tanda operasi kepada tiga prajurit sebagai perwakilan petugas gabungan TNI dan POM. Diharapkan, operasi tersebut dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku dan perintah kedinasan.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hari ini Kamis 26 Januari 217 pukul 08.24 WIB, Operasi Gaktib dan Yustisi TNI Tahun 2017 secara resmi saya nyatakan dimulai," pungkas Gatot.

Upacara itu melibatkan 1.260 prajurit yang terdiri dari anggota Polisi Militer dan Provost satuan masing-masing angkatan. Keseluruhannya tergabung dalam 5 Satuan Setingkat Batalyon (SSY) dengan masing-masing SSY terdiri dari 4 Satuan setingkat Kompi (SSK). (elf/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore