
Ketua DPR RI Setya Novanto seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta.
JawaPos.com - Ketua DPR RI Setya Novanto membantah tudingan mantan Anggota DPR RI, Muhamad Nazaruddin soal dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi proyek e-KTP.
Hal tersebut disampaikan Novanto usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di KPK, Jakarta, Selasa (13/12).
"Enggak benar itu," kata Setnov -sapaan akrabnya- singkat di depan gedung KPK.
Setnov mengaku bahwa sedianya hari ini dia memimpin rapat paripurna di DPR. Namun, karena mendapat panggilan dari KPK, dia pun bersedia memenuhi panggilan itu untuk memberikan keterangan.
"Alhamdulillah, saya begitu bahagia dan senang karena sudah bisa mengklarifikasi dan memberikan penjelasan secara keseluruhan," ujar ketua umum DPP Partai Golkar tersebut.
Sejak diusut KPK pada 2014, Setnov baru pertama kalinya diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang telah menjerat dua orang tersangka. Padahal, nama Setnov sering disebut-sebut turut terlibat dalam kasus e-KTP.
Saat proyek e-KTP berlangsung pada 2011, Setnov duduk sebagai ketua fraksi Golkar di DPR, sekaligus menjabat bendahara umum partai berlambang pohon beringin itu.
Salah satunya oleh mantan Anggota DPR RI M Nazaruddin. Melalui pengacaranya, Elza Syarif, Nazaruddin pernah membawa dokumen bagan mengenai proyek e-KTP.
Nazar menyebut Novanto dan Anas Urbaningrum sebagai bos atau pengendali proyek e-KTP.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua orang tersangka. Mereka adalah mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Penduduk pada Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto dan Irman selaku mantan Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Dukcapil Kemendgari atau Dirjen Dukcapil Kemendagri.
Keduanya diduga bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum dalam proyek pengadaan e-KTP. Sehingga menyebabkan kerugian negara senilai Rp 2,3 triliun.
Dua tersangka itu diduga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi terkait pengadaan paket penerapan e-KTP tahun 2011-2012. (Put/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
